Kota Malang
Wali Kota Sutiaji Serahkan Penghargaan Kemenpan RB untuk Dua OPD Kota Malang

Memontum Kota Malang – Suasana beda terlihat dalam kegiatan apel pagi di Balai Kota Malang, Senin (21/03/2022) tadi. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) memberikan penghargaan kepada Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Stau Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Malang.
Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam apel itu mengatakan jika penghargaan tersebut diberikan atas raihan Predikat A yang dicapai. Lokus yang dilihat, menurutnya melalui pelayanan publik dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.
“Jadi, itu penilaian Kemenpan RB mendorong bahwa OPD yang nilainya A, kita kuatkan. Alhamdulillah, di dua lokus itu mendapatkan nilai yang sangat bagus,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Menurutnya, Kemenpan RB menilai dari Standart Operasi Prosedur (SOP) di dua lokus tersebut. Bagaimana praktiknya ketika di lapangan, sesuai atau tidak dengan Surat Peringatan (SP), lalu bagaimana dengan di masyarakatnya.
“Yang dilihat itu SOP dari kita, dari masyarakat dan dikonfrontir. Benar tidak SPnya sekian, benar atau tidak praktik di lapangan seperti itu. Itu domainnya Kemenpan RB dan alhamdulillah di dua (dinas, red) itu lokusnya A,” terangnya.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Wali Kota Sutiaji menjelaskan, bahwa pihaknya akan berupaya untuk terus mendorong dan ada penilaian, melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP). Supaya, nilai OPD di Kota Malang bisa lebih baik lagi dan bisa terus dikuatkan.
Dirinya mengibaratkan, jika sistem pemerintahan dan pengendalian di Kota Malang, seperti orang naik pesawat. Pasalnya, jika berada di dalam pesawat, kesannya terlihat tidak jalan. Namun, orang melihat pesawat dari luar, maka jalannya seperti laju. Sehingga, dirinya berpikir bahwa orang luar melihat Kota Malang adalah kota yang bagus dan maju.
“Orang naik pesawat itu, kan orang yang ada di dalam, seolah melihat pesawatnya tidak berjalan. Namun, berbeda dengan orang yang di luar. Dilihatnya kok banter (kencang, red) lajunya. Jadi, saya berfikir orang luar melihat Kota Malang, itu melihatnya adalah kota bagus dan maju. Makanya, kita akan terus tingkatkan. Tidak ada kata berhenti, agar masyarakat menjadi tuannya sendiri di Kota Malang,” terangnya.
Dirinya berharap, ke depan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Malang. (hms/cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















