Kota Malang
Usung Konsep Unik dan Nyaman bagi Pelajar, CW Coffee & Eatery Hadir di Kota Malang

Memontum Kota Malang – Salah satu kafe Cyber World (CW) Coffee & Eatery, yang berlokasi di Jalan Jakarta, Kota Malang, baru saja membuka grand openingnya, Jumat (18/07/2023) tadi. Dengan mengusung konsep perpaduan luxury dan semi industrial, tentunya cocok untuk dikunjungi oleh para kawula muda.
Founder CW Coffee, Ruby Firman, menyampaikan jika dipilihnya Kota Malang sebagai cabang ke 37 nya, itu karena dinilai memiliki potensi besar bagi mahasiswa. Sehingga, diharapkan dengan kehadirannya dapat memenuhi kebutuhan para mahasiswa tersebut.
“CW Coffee memilih market di Kota Malang, karena memiliki potensi market yang besar. Kami harus hadir di tengah para pelajar dan mahasiswa. Kadangkala kami tahu bahwa siswa dan pelajar itu datang dari berbagai daerah. Kebanyakan ngontrak, kadang juga ngekos. Sehingga, mereka yang tidak punya ruang tamu, ruang belajar, tidak punya sesuatu fasilitas yang mendukung kehidupan. Maka cw coffee hadir untuk itu,” jelas Ruby.
Kemudian, ditambahkan jika CW Coffee di Kota Malang, akan beroperasi selama 24 jam dan didukung dengan layanan fasilitas internet yang stabil. Selain itu, juga menyediakan fasilitas satu unit printer yang dapat digunakan secara gratis.
Baca juga :
“Fasilitas printer yang disediakan berjumlah satu unit. Pengunjung dapat menggunakan fasilitas printer secara gratis, tanpa dikenakan biaya apapun. Pengunjung hanya perlu membawa kertas pribadi, untuk keperluan cetak,” katanya.
Untuk bangunan kafe, ujarnya, terdapat dua tingkat dan pengunjung juga dapat duduk bersantai di area outdoor Lantai I. Kafe tersebut, juga diharapkan menjadi rumah bagi komunitas di Kota Malang, sekaligus tempat bekerja dan berkumpul para pekerja kantoran lainnya.
“Yang menjadi keunggulan kita, kita menjual tempat. Jadi, orang-orang bisa kumpul, bekerja, belajar, bermain, bercengkrama. Jadi ini terhubung bagi orang-orang yang aktif produktif, penuh determinasi,” ujarnya.
Dalam hal menu, kafe tersebut menawarkan pilihan makanan dan minuman khas dari Kalimantan Barat. Seperti Choypan atau Chaikue dan Pisang Goreng Pontianak. Harga rata-rata menu yang ada mulai dari Rp 10 ribu. Kemudian, terdapat 30 produk UMKM lokal yang dilibatkan. Seperti bakery, pastry dan lainnya.
Selain itu, ujarnya, terdapat dua pilihan kopi yang ditawarkan yaitu arabika dan robusta dengan jenis premium serta tingkat kecacatan kurang dari 3 persen. “Bedanya dengan kafe lain, kami menggunakan biji kopi yang baik atau biji kopi premium. Yang kami gunakan berasal dari Sumatera dan Jawa Barat. Dimana selama ini biji kopi ini hanya digunakan di luar negeri, untuk ekspor. Jadi sekarang kita berebut dengan yang ekspor, yang komunitas eropa, karena cacatnya itu hanya di bawah 3 persen,” imbuhnya. (rsy/sit)

Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan MBG dan KMP yang Tak Mampu Fasilitasi Masyarakat
Kota Malang4 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Ingatkan Pemkot Tak Alihfungsikan LSD dan RTH untuk Koperasi Merah Putih
Kota Malang2 mingguWali Kota Malang Siapkan Surat Edaran Larangan ASN Bermedia Sosial saat Jam Kerja
Kota Malang3 mingguRatusan Mahasiswa UB Turun ke Jalan, Soroti Kenaikan Harga hingga Desak Penghentian MBG
Kota Malang3 mingguPengerjaan Jalan Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Target Rampung November 2026
Kota Malang1 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang3 mingguPelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan

















