Pemerintahan
Wali Kota Malang hadiri Pembekalan dan Pelatihan ASN jelang Masa Pensiun

Memontum Kota Malang – Menjelang masa purnatugas Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, menggelar pembekalan. Pembekalan dan pelatihan wirausaha bagi Pegawai Negeri Sipil yang akan pensiun di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, itu berlangsung Rabu (29/09/2021) di salah satu hotel di Kota Malang. Tidak hanya itu, dalam giat tersebut disampaikan bahwa proses tabungan hari tua yang bekerjasama dengan PT Taspen juga saat ini tengah dimaksimalkan.
“PT Taspen menjamin bahwa pengurusan administrasi yang dulunya ribet, saat ini sudah tidak. Bahkan tadi disampaikan, kalau sampai ketahuan bikin ribet akan dapat sanksi dari PT Taspen pusat,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, yang turut hadir dalam agenda ini.
Baca juga:
- Respon Perizinan hingga Bangunan, Pengembang Aston Sigura-gura Klaim Tak Langgar Aturan
- Kejar Penurunan Harga Cabai, Program WTI Pemkot Malang Geser ke Pasar Sawojajar
- DPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
- Empat Jamaah Haji Kota Malang Dilaporkan Meninggal selama Musim Haji 2026
- Kaji Perubahan Trayek Angkot, Dishub Kota Malang Sebut Kawasan yang Belum Terlayani Jadi Prioritas
Metode jemput bola pun dilakukan oleh PT Taspen yang bekerjasama dengan BKPSDM Kota Malang. “Untuk banknya PT Taspen bekerjasama dengan bank Himbara. Jadi begitu pensiun, boleh milih banknya, dipermudah,” tambahnya.
Selain itu, keterampilan dasar memanfaatkan lahan sekitar juga diberikan oleh Pemkot Malang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Biasanya mereka jam 7 pagi sudah siap bekerja, sekarang bagaimana untuk mengganti kebiasaan itu ketika pensiun. Makanya kita beri keterampilan dasar memanfaatkan lahan sekitar untuk dibuat urban farming. Supaya mereka lebih berdaya dan berguna,” terang orang nomor satu di Pemerintah Kota Malang itu.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Malang, Totok Kasianto, menjelaskan bahwa ada 440 ASN yang akan pensiun.
“Terhitung mulai 1 Oktober 2021 sampai 1 Februari 2021 ada 440 ASN di Kota Malang yang pensiun. Ada pejabat struktural fungsional, dan pelaksana,” bebernya.
Dirinya menjelaskan, para ASN sudah tidak perlu mengurus berkas-berkas menjelang pensiun. Pasalnya, BKPSDM bersama PT Taspen sudah mengurus proses pemberian tabungan hari tua dan proses pensiun secara otomatis.
“Kita beri layanan Taspen di BKPSDM, jadi ketika mau pensiun tidak perlu mengurus dengan berkas-berkas, jadi paperless. Insyaallah, tidak terlambat karena sebelum memasuki pensiun dan menerima SK, kami bekerjasama dengan PT Taspen agar proses pemberian tabungan hari tua dengan proses pensiunnya langsung dilayani. Semua kita bantu,” ungkap Totok.
Disamping pembekalan berkaitan dengan tabungan hari tua, pembekalan mental, dan keterampilan juga diperlukan. “Kita undang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) untuk keterampilan urban farming. Itu bisa menjadi pengisi waktu disamping nanti ada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Pengabdian tidak berhenti di status ASN, tapi walau kita sudah slesai jiwa korsa dan nilai pengabdian pemerintah dan negara tetap dijaga,” tuturnya. (mus/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang5 hariSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang4 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika
Hukum & Kriminal4 mingguEmpat Pelaku Copet Diringkus saat Beraksi di Konser Slank
Kota Malang3 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu

















