SEKITAR KITA
Stok Darah UTD PMI Kota Malang Alami Penurunan Selama Masa Vaksinasi dan Ramadhan

Memontum Kota Malang – Selama bulan puasa ini, stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, mengalami penurunan. Kepala UTD PMI Kota Malang, dr Eny Sekar Rengganingati, mengatakan bahwa penurunan stok hingga mencapai 20 persen.
“Selama bulan puasa, memang menurun stok kita. Sekarang tinggal 80 persen, dari biasanya. Antusiasme pendonor saat Ramadhan, juga berkurang dan mungkin salah satunya juga karena vaksinasi. Selepas vaksinasi, sementara belum boleh donor darah dahulu,” ujarnya, Sabtu (08/05) tadi.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
Sehingga, berbagai upaya pun juga telah dilakukan oleh UTD PMI Kota Malang, untuk memenuhi stok darah. Seperti, kerja sama dengan berbagai instansi untuk menggelar donor darah.
“Salah satu upaya dengan bersinergi bersama Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Malang. Kita gaet instansi, lalu gelar donor darah. Biasanya, target 200 kantong tiap gelaran begitu selalu terpenuhi,” terangnya.
Namun, diakuinya, darah yang masuk dan yang keluar di UTD PMI sangat ngepres. Dimana ketika yang keluar 80 persen dari stok, yang masuk pun juga 80 persen. “Alhamdulillah, masih aman sebenarnya. Karena rata-rata 80 persen kemampuan kita untuk mencukupi darah yang dibutuhkan oleh rumah sakit (RS). Tapi ya ngepres sekali,” tambahnya.
Biasanya, UTD PMI Kota Malang, sering mengirimkan stok darah ke beberapa UTD PMI luar kota, seperti di Blitar maupun Lamongan.
“Tapi, untuk sekarang ini sudah tidak, karena kita sendiri juga pas-pasan. Pelayanan donor pun terus buka bahkan ketika lebaran nanti, karena RS sewaktu-waktu pasti butuh darah,” paparnya.
Berdasarkan data yang diterimanya per Jumat (07/05) kemarin pagi, terdapat 396 darah yang belum siap pakai. 289 darah yang sudah siap pakai dan 329 permintaan kantong darah.
“Tetapi, biasanya banyak darah yang keluar tidak sejumlah permintaan. Seperti kemarin, dari 329 permintaan yang dilayani sebanyak 246. Karena RS minta darah bukan berarti langsung dipakai saat itu juga, mereka pun nyetok disana,” paparnya. (mus/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















