Kota Malang
SNMPTN Akan Segera Dimulai, Beberapa PTN Kota Malang Tetapkan Kuota

Memontum Malang Kota – Beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Kota Malang sudah menyiapkan kuota mahasiwa baru (maba) yang akan mereka terima tahun ini. Hal itu seiring dengan pembukaan pendaftaran maba Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang kian dekat.
Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Budi Eko Soetjipto MEd MSi, menyampaikan tahun ini pihaknya menyiapkan kuota 6.543. ”Secara umum kami tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Hanya sistemnya saja ada sedikit perubahan, karena disesuaikan dengan aturan Kemenristek Dikti,” ujarnya dalam dialog interaktif, Selasa (09/02) siang.
Prof Budi, begitu sapaan akrabnya, menjelaskan dari total kuota tersebut, dibagi menjadi masing-masing 1.965 maba pada jalur SNMPTN, 2.952 pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan 1.627 maba yang akan diterima pada jalur Mandiri.
Baca Juga : Ini Alasan Komisi 7 DPR Pilih UMM Sebagai Partner Diskusi
Disamping itu, melanjutkan apa yang disampaikan Prof Budi, Ketua Satuan Penjamin Mutu UM, Dr Imam Agus Basuki M. Pd, menyebutkan ada beberapa hal yang berbeda pada penerimaan mahasiswa baru di tahun 2021. “Peringkat siswa yang boleh mendaftar melalui jalur SNMPTN tak lagi ditentukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), melainkan sekolah masing-masing. Kini mahasiswa yang telah lulus SNMPTN pada tahun 2019, 2020 hingga 2021 ini nantinya tidak boleh mengikuti SBMPTN. Sehingga kesempatan akan diberikan pada siswa yang tidak bisa mendaftar melalui SNMPTN,” terangnya.
Kuota sama dari tahun sebelumnya juga diberlakukan oleh Universitas Brawijaya (UB). Kabag Akademik UB, Hery Prawoto, menyebutkan kuota minimum maba UB yang diterima di jalur SNMPTN sebesar 30 persen. Sementara untuk SBMPTN, UB menetapkan kuota minimum sebesar 40 persen. Kemudian untuk jalur mandiri alokasinya sebesar 30 persen. ”Untuk tahun ini kemungkinan tak jauh berbeda. Karena dari kuota sama dan peminat kita juga masih banyak,” tukasnya.
Baca Juga : Gandeng Tim Dosen Polinema, Gelar Penelitian Tentang 3D Printing
Data Universitas Brawijaya mencatat, jumlah peminat seleksi SNMPTN pada tahun 2020 mencapai 30.932 pendaftar dengan kuota 4.303 yang diterima. Sementara dari jalur SBMPTN, dengan total peminat sebanyak 61.743 hanya 6.007 diantaranya yang berhasil lolos. Sedangkan jalur Mandiri UB tahun 2020 terdapat peminat sejumlah 42.505, yang diterima hanya 5.605.
”Ini menunjukkan bahwa UB sangat selektif untuk bisa memilih mahasiswa yang terbaik. Walau kuota banyak dan peminatnya juga banyak, persaingan masuk kampus kami sangat tinggi,” terangnya. (cw1/ed2)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















