Hukum & Kriminal
Semakin Peduli Prokes, Dispenser Masker Diminati Masyarakat

Memontum Kota Malang – Masyarakat Kota Malang semakin peduli dengan protokol kesehatan (Prokes). Mereka saat ini sudah terbiasa mematuhinya terutama dalam memakai masker dan menjaga jarak.
Inovasi dispenser masker yang diluncurkan oleh Polresta Malang Kota, ternyata disambut positif masyarakat. Bahkan sejak diluncurkan beberapa wakti lalu, Polresta Malang Kota rutin mengisi ulang dispenser masker tersebut.
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto melalui Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna bahwa dispenser masker dan hand sanitezer sangat diminati masyarakat. Bahkan pihaknya kini rutin melakukan pengisian.
“Kalau cepat habis, ya berarti kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam memakai masker. Semoga bermanfaat untuk masyarakat dalam.upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar AKP Yoppy, Rabu (20/10/2021).
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
Pihaknya bisa dengan cepat mengetahui kesediaan masker dalam dispenser masker. Sebab sejak awal telah memberikan imbauan kepada masyarakat, apabila persediaan masker yang ada di alat tersebut sudah habis bisa melapor ke aplikasi Jogo Malang.
Untuk saat ini ada tiga lokasi dispenser masker. Yakni di Mapolresta Malang Kota, Pos Polisi Mitra 1 dan Taman Krida Budaya Jl Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
“Ternyata belum sampai 24 jam, anggota kami telah menerima laporan dari masyarakat, kalau persediaan masker di alat dispenser masker sudah habis. Dan setiap harinya terus seperti itu. Jika persedaan masker dalam dispenser masker telah habis, supaya melapor ke aplikasi Jogo Malang, kamo akan bergerak cepat melakukan pengisian,” ujar AKP Yoppy.
Dirinya menjelaskan, pengisian masker rutin dilakukan setiap hari pada pukul 09.30 dan akan diisi penuh sesuai kapasitasnya, yakni sebanyak 70 lembar masker.
“Untuk saat ini kami baru bisa mengisi kalau ada laporan, atau kami lakukan secara rutin setiap paginya. Ini juga menjadi bahan evaluasi kami untuk perbaikan di produksi dispenser masker tahap dua,” terangnya.
Ditegaskan, bahwa inovasi dispenser masker murni untuk membantu masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa memanfaatkan dengan bijak, dan bisa digunakan oleh orang yang benar-benar membutuhkan.
“Kami sangat peduli dengan keselamatan masyarakat. Selalu patuhi protokol kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujar AKP Yoppy. (gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















