SEKITAR KITA
Puluhan ‘Pesawat Kertas’ Bertulis Selamatkan Yayasan Arema Beterbangan di Rumdin Wali Kota Malang

Memontum Kota Malang – Sejumlah orang berkumpul di depan rumah dinas (Rumdin) Wali Kota Malang, Sutiaji, Jalan Besar Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (05/04) sekitar pukul 17.30. Mereka berkumpul, untuk melemparkan puluhan ‘pesawat kertas’ dan menyalakan flare di halaman luar Rumdin.
Kejadian yang berlangsung cukup cepat itu, kontan menyita perhatian. Terlebih, usai melakukan aksi, mereka yang berkumpul langsung meninggalkan lokasi.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Sementara itu, beberapa ‘pesawat kertas’ saat dibuka oleh anggota Satpol PP yang berjaga di Rumdin, ternyata tersirat pesan, yakni bertuliskan ‘Selamatkan Yayasan Arema’ dan kertas lain bertuliskan ‘Sadarooo sadaroo Arema ono 2, save yayasan Arema 1987’.
Meskipun kejadian tersebut cepat, namun karena lokasi Rumdin berada di sisi jalan, kontan mengundang perhatian pengguna kendaraan yang melintas di lokasi. Masalahnya, nyala flare cukup terang dan merah di depan rumah Dinas Wali Kota Malang.

Pasca kejadian ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Drs Priyadi, membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya pun, juga telah melakukan pengetatan penjagaan di sekitar rumah dinas Wali Kota Malang. Bahkan, juga kini telah menambahkan satu regu penjagaan.
“Mengenai kejadian ini, kami sudah melaporkan,” ujar Priyadi.
Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basyir, berserta anggotanya juga berada di lokasi pasca kejadian. “Kejadian sekitar pukul.17.00. Disinyalir, ada 10 orang yang datang. Ini bukan teror, namun menyampaikan aspirasi tentang Yayasan Arema. Mereka menyalakan flare, kemudian flare di letakkan di depan rumah. Selanjutnya, mereka melempar ‘pesawat kertas’ di halaman rumah. Intinya, kertas tersebut berisi pesan untuk selamatkan Yayasan Arema,” ujar Kompol Nadzir.
Sementara itu, dari hasil olah TKP, juga tidak ditemukan kerusakan. Kami hanya sarankan, melapor dan nantinya akan di proses di Polresta Malang Kota. “Saat ini masih dilakukan koordinasi,” ujar Kompol Nadzir. (gie/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















