Kabupaten Malang
Program Pangan Bersubsidi di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Mulai Didistribusikan Pemkot

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Bagian Perekonomian, Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (PISDA), melakukan Program Pangan Bersubsidi di Kecamatan Lowokwaru, Selasa (12/04/2022) pagi. Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan karena adanya fluktuasi permintaan bahan-bahan pokok.
“Karena adanya fluktuasi permintaan bahan pokok, sehingga maksud kegiatan ini bisa mengendalikan inflasi di Kota Malang,” kata Wali Kota Sutiaji, Selasa (12/04/2022) tadi.
Selain itu, dirinya juga mengatakan, jika PISDA akan selalu memantau ketersediaan bahan dan barang di Kota Malang. Untuk stok ketersediaan, sementara masih aman hingga menjelang Lebaran nanti. Sehingga, dirinya berpesan agar masyarakat tidak perlu khawatir.
“Semoga tidak terjadi panic buying atau memborong banyak bahan dan barang. Mudah-mudahan bisa dikendalikan secara masif,” lanjutnya.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) PISDA, menjelaskan dalam kegiatan tersebut dibagikan sebanyak 660 paket kepada masyarakat yang berhak mendapatkan di 11 kelurahan di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Di dalam paket tersebut, berisikan beras 5 kg, gula 1 kg, minyak 1 liter, telor 1 pak, dan ayam 1 ekor.
“Jadi kalau barang-barang itu di uangkan, nilainya Rp 150 ribu. Mereka hanya membayar Rp 100 ribu dan Rp 50 ribunya kami memperoleh subsidi dari perusahan-perusahaan,” kata Yayuk.
Untuk subsidi yang didapatkan, yakni dari perusahaan Perumda Tugu Tirta sejumlah 200, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sebanyak 60, Bank Jatim sejumlah 200 dan Indomarko sejumlah 200.
“Untuk Indomarko langsung nyiapkan barangnya sendiri. Sisanya 460 yang menyiapkan itu Perumda Tugu Tirta,” imbuhnya.
Perlu diketahui, jika kegiatan tersebut juga akan dilakukan di 4 kecamatan lain di Kota Malang. Untuk pelaksanaannya, yakni mulai minggu depan, tepatnya Selasa (19/04/2022) hingga Jumat (22/04/2022). Untuk teknisnya sama yakni, di data dari masing-masing kelurahan dan diperuntukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kita nanti tidak menargetkan berapa jumlahnya. Tetapi semoga sama seperti yang kita lakukan hari ini,” terangnya.
Sebagai informasi, pelaksanaan kegiatan Program Pangan Bersubsidi ini baru pertama kalinya dilakukan setelah dua tahun terjadi pandemi Covid-19. Kegiatan ini juga berbeda dengan pasar murah yang digelar di Stadion Gajayana sebelum pandemi Covid-19.
Jika pasar murah, ada lembaga yang berjualan sendiri dan masyarakat yang hadir dibatasi. Berbeda dengan Program Pangan Bersubsidi, karena masyarakat mendapatkan kupon dan yang hadir mereka yang berhak mendapatkan. (hms/cw2/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















