Kota Malang
Pemkot Malang Siapkan Lahan Seluas 792 Meter Persegi untuk Zona Parkir di Kawasan Kayutangan Heritage

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, terus bergerak cepat dalam menguatkan Kawasan Kayutangan Heritage, menjadi sebuah area yang menawarkan kenyamanan bagi pengunjungnya. Berbagai fasilitas penunjang di kawasan terus dibangun, termasuk menyediakan lahan parkir bagi pengunjung. Bahkan, Pemkot Malang bakal menambah titik zona parkir di kawasan tersebut.
Terkait hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, berkesempatan menyaksikan penandatanganan akta jual beli tanah, dengan lahan seluas 792 meter persegi berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No. 50, Kota Malang. Penandatanganan itu, dilaksanakan antara Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra dengan pemilik lahan, Lisa.
“Difungsikan nanti untuk parkir dan menuju ke lahan yang insyaallah akan kita tata untuk parkir,” jelas Wali Kota Sutiaji, saat ditemui di Ruang Rapat Wali Kota Malang, Selasa (01/11/2022) tadi.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dengan adanya pembebasan lahan tersebut, tambahnya, diharapkan dapat memfasilitasi parkir para pengunjung Kayutangan Heritage. Dengan harapan, bisa memberikan kenyamanan pengunjung, sehingga mendorong geliat pariwisata didalamnya. Serta, menjadi energi penguat untuk mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Pariwisata dan identitas sebagai Kota Heritage.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja, menjelaskan bahwa progres pembangunan akan dilaksanakan secepatnya pada tahun 2023 mendatang. “Teknis pembangunan lahan parkir, nanti berdasarkan hasil kajian DED. Ini, sudah kami siapkan konsep bentuk parkirnya,” ujar Widjaja.
Selain itu, menurutnya, bahwa pembebasan lahan tersebut akan bermanfaat mengurai kepadatan lalu lintas di Kawasan Kayutangan Heritage. “Estimasi bisa menampung sekitar 500, jika sepeda motor tentu lebih banyak lagi. Mobil kami utamakan masuk ke lahan parkir di Basuki Rahmat, untuk sepeda motor kami taruh di ex-DLH (Jl. Majapahit, red). Nanti di Kayutangan ada mobil dan sepeda motor. Tentu sangat-sangat membantu untuk mengurangi kemacetan,” imbuhnya. (hms/rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















