Kota Malang
Menjaga Kondusifitas bersama Ulama dan Umara Kota Malang, Wali Kota bersama Forkopimda Gelar Silaturahmi

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, hadir dalam forum silaturahmi ulama dan umara Kota Malang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Rabu (26/01/2022). Forum ini, dihadiri oleh Forkopimda dan tokoh agama yang ada di Kota Malang.
Dalam silaturahmi ini, Wali Kota Sutiaji bersama Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesi (MUI) Kota Malang, KH Ahmad Zawawi Mochtar SH, Kejari Kota Malang, Zuhandi SH MH, Ketua PN Kota Malang, Judi Prasetya SH MH, mengajak kepada semua yang hadir untuk selalu menjaga kondusifitas Kota Malang.
Dalam forum yang rutin dilaksanakan di Kota Malang ini, Wali Kota Malang mengingatkan kembali akan pentingnya kondusifitas Kota Malang dalam menangkal isu-isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang berkembang medsos dan berlanjut ke masyarakat Kota Malang. “Menyatukan satu visi, bersama -sama menjaga kondusifitas Kota Malang,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Wali Kota Malang juga menyampaikan, pentingnya menjaga toleransi, saling menghormati antar pemeluk agama dalam menjaga kondusifitas Kota Malang. “Tokoh agama yang dikumpulkan tentu karena punya umat masing-masing, menyampaikan kepada umatnya” tambah Sam Sutiaji-sapaan Wali Kota Malang.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dalam forum ini, Sutiaji mengharap peran aktif semua dalam menangani pandemi Covid-19 dan tidak menggangu kondusifitas Kota Malang. Jumlah kasus Covid-19 di Kota Malang mengalami tren kenaikan.
“Ada penambahan yang signifikan, kenapa penambahan signifikan karena terus menerus kita gerakkan testing dan tracing. Concern kita adalah pada treatment. Tambah banyak ngak apa-apa, tapi cepet sembuh,” ujarnya.
Sementara itu Kejari Kota Malang, Zuhandi, menyampaikan pentingnya kondusifitas di tengah derasnya perkembangan teknologi khususnya media sosial yang sekarang sedang marak di masyarakat. “Sedikit saja permasalahan yang timbul, isu-isu dikembangkan menjadi sangat besar. Ini tidak kita inginkan. Kita berharap khususnya di Kota Malang ini kondusifitas terbangun tetap terjaga,” ujarnya. (hms/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















