Kota Malang
Kelonggaran Penggunaan Masker, Orang Tua Wajib Waspadai Anak

Memontum Kota Malang – Aturan mengenai kelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, yang beberapa waktu lalu disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, harus tetap diwaspadai oleh masyarakat, termasuk pada anak-anak. Itu karena, Kementerian Kesehatan RI, menyebutkan bahwa penyakit hepatitis misterius, bisa saja menular lewat udara. Oleh karena itu, perlu adanya kewaspadaan para orang tua agar anaknya tetap sehat ketika beraktifitas di luar rumah.
Salah satu Dokter Spesialis Anak, dr Satrio Wibowo, mengatakan bahwa aturan kelonggaran penggunaan masker tersebut dinilai sudah memiliki alasan pada setiap kebijakan yang diambil. Kebijakan itu, tentu diambil berdasarkan data, riset, pendapat tim ahli dan diskusi dengan berbagai pihak dengan matang.
“Meski ada kelonggaran, masyarakat harus tetap waspada dengan langkah-langkah pencegahan sesuai dengan pola hidup bersih dan sehat,” tutur dr Satrio, Sabtu (21/05/2022) tadi.
Dengan demikian, dirinya menyebutkan beberapa langkah pencegahan pola hidup bersih dan sehat. Seperti masyarakat harus tetap tenang dan berhati-hati, rutin mencuci tangan dengan sabun, minum air bersih dan matang, memakan makanan yang bersih, serta membuang tinja dan popok pada tempatnya.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Selain itu, tidak bertukar alat makan dengan orang lain, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, mengurangi mobilitas, menjaga jarak, menggunakan masker dan memeriksakan keadaan anak jika bergejala.
“Saya minta masyarakat tetap waspada. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, salah satu orang tua, Wahyu, merasa khawatir dengan kebijakan kelonggaran penggunaan masker. Rasa khawatir itu disebabkan karena penyakit saat ini mudah menyerang pada anak-anak, dan tingkah anak selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
“Di masa anak-anak usia sekolah sekarang anak susah di atur ya, apalagi kalau mereka sudah biasa menggunakan masker, lalu ada kelonggaran tidak pakai, pasti ingin tahu alasan-alasanya,” katanya.
Dengan demikian, Wahyu, selalu memproteksi anaknya dengan edukasi mengenai protokol kesehatan khususnya penggunaan masker dan mencuci tangan agar tidak tertular berbagai penyakit. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















