Kota Malang
Kegiatan Mobilitas Masyarakat Kota Malang Mulai Berjalan Normal, Ini Alasannya

Memontum Kota Malang – Kegiatan dan mobilitas masyarakat Kota Malang, kini mulai berjalan normal. Seperti kegiatan besar saat Malang 108 Rise and Shine yang dihadiri hingga 10 ribu masyarakat lebih di sepanjang Koridor Kayutangan Heritage Jalan Basuki Rahmad Kota Malang, itu menunjukkan adanya pergerakan ekonomi, khususnya ekonomi kreatif dan wisata.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan secara aturan dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 29 Tahun 2022, Kota Malang saat ini masuk dalam Level 1, yang artinya penyebaran Covid-19 sudah sangat minim terjadi. Hal itu, menjadi alasan utama kelonggaran mobilitas dan kegiatan mulai dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
“Jadi karena kita Level 1, segala kegiatan kemasyarakatan untuk kapasitas 100 persen bisa. Namun, tetap jangan lalai dan perhatikan prokes, khususnya dalam gedung,” ucap Husnul, Rabu (08/06/2022).
Baca juga:
- 3.200 Driver Ojol di Kota Malang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkot
- Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Sekolah Rakyat Permanen
- SRMP 16 Kota Malang Belum Buka Siswa Baru, Fokus Lanjutkan Pembelajaran 92 Siswa
- Tinjau SRMP 16 Kota Malang, Kepala KSP Dudung Dorong Pembangunan Gedung Permanen SR
- Sempat Jual Martabak dan Cuci Mobil, Hilal Akhirnya Temukan Asa Baru di Sekolah Rakyat Kota Malang
Husnul mengatakan, bahwa pihaknya mendukung untuk rencana kegiatan rutin seperti Car Free Day (CFD). Akan tetapi, perlu melihat pergerakan Covid-19 dan yang bisa memutuskan adalah Wali Kota Malang.
“Kegiatan penuh dibuka apa tidak, pak Wali yang memutuskan dengan pertimbangan kondisi,” jelasnya.
Sementara itu, kenyataan bahwa Kota Malang sudah berada di Level 1 dan minim penyebaran Covid-19, terlihat dari catatan Dinkes Kota Malang dalam dua pekan terakhir ini. Kasus harian dalam dua Minggu terakhir hanya ada satu kasus, jadi dipastikan Covid-19 di Kota Malang sudah sangat melandai.
“Kematian kita juga gak ada dan pasien aktif cuma 4, satu di RS sebentar lagi keluar dan sisanya isoman isolasi mandiri. Jadi segala kebijakan kita tetap awasi dan sedini mungkin meminimalisir potensi penyebaran terjadi lagi,” imbuhnya. (rsy/sit)

Kota Malang2 mingguSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang2 mingguNasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
Kota Malang3 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang4 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Kota Malang1 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang4 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu
Kota Malang3 mingguJelang Idul Adha, Wali Kota Wahyu Tinjau Lapak Penjualan Hewan Kurban di Kota Malang
Kota Malang3 mingguP3BM Minta Kejelasan Revitalisasi Pasar Besar Skema KPBU ke DPRD Kota Malang

















