Kota Malang
Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Alami Kenaikan, Ini Kata Diskopindag Kota Malang

Memontum Kota Malang – Menjelang Bulan Ramadan, beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan. Seperti diantaranya, pada harga beras, tepung dan gula.
Menanggapi hal itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Pengawasan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Luh Putu Eka, menyampaikan jika hal tersebut memang sudah biasa terjadi di saat awal menjelang Ramadan. Karena, banyak masyarakat yang berbelanja kebutuhan bahan pokok untuk acara hajatan menyambut Bulan Ramadan.
“Kenaikan harga naik menjelang puasa, itu karena banyak orang yang selametan atau megengan istilahnya. Karena megengan itu, akhirnya banyak orang yang membuat kue, hajatan, masak-masak dan sebagainya. Jadi, permintaan tepung, gula, beras, itu menjadi mulai ada kenaikan,” ujar Luh Putu Eka, saat dikonfirmasi, Rabu (22/03/2023) tadi.
Karena ada tradisi itu, paparnya, menjadikan beberapa harga menjadi naik. Namun, itu sifatnya hanya sementara. Karenanya, biasa pada pertengahan puasa, harga-harga diperkirakan akan mulai melandai atau normal.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Lebih lanjut dikatakan Luh Putu Eka, jika mengenai harga-harga di pasar, juga dilaporkan pada Kementerian Perdagangan. Seperti untuk harga beras premiun, saat ini tercatat mengalami kenaikan hingga Rp 13 ribu perkilogram, kemudian beras medium Rp 11.500 perkilogram dan beras bulog Rp 9.450 perkilogram.
“Untuk antisipasi kenaikan dan menstabilkan harga, itu kita tentu akan melakukan operasi pasar. Tetapi khusus untuk operasi pasar minyak goreng, masih harus menunggu kedatangan dari pihak distributor,” lanjutnya.
Sebagai informasi, untuk operasi pasar perkecamatan, pihaknya mengaku jika saat ini masih dalam tahap pendataan tenant. Sebab, selain bertujuan untuk mencukupi kebutuhan bahan pokok di masyarakat dan menjaga stabilitas harga, Diskopindag Kota Malang juga menginginkan agar para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM), petani, dan peternak dapat bergabung dalam operasi pasar nantinya. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















