Kota Malang
Gerakan Salat Subuh Berjamaah, Wali Kota Malang Apresiasi Pasar Bahagia di Masjid Al Ikhlas Langsep

Memontum Kota Malang – Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB), kini terus dilakukan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji. Seperti, yang telah dilakukan bersama warga setempat di salah satu masjid Al Ikhlas, Jalan Raya Langsep, Kelurahan Bareng, Kota Malang, Sabtu (11/02/2023) pagi.
Pada GSSB tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, juga merespon positif dan mengapresiasi terkait dengan adanya Pasar Bahagia, yang telah diinisiasi Takmir Masjid Al Ikhlas. Sebab, menurutnya hal itu merupakan wujud konkrit dalam pemberdayaan masjid dan ummat.
“Masjid ini tidak dimaknai semata sebagai tempat ibadah (sholat) namun juga mampu diperankan sebagai pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Ini menarik,” kata Wali Kota Sutiaji.
Menurut wali kota, dengan adanya Pasar Bahagia tersebut, setidaknya ada dua nilai yang terbangun. Yakni nilai ukhuwah dan nilai penguatan ekonomi kerakyatan. Sehingga, hal itu juga perlu untuk dikembangkan.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Sebagian infaq yang terhimpun dibelanjakan melalui kerjasama dengan pedagang pasar terdekat, lalu barang dagangan yang kebanyakan sayur mayur dan bahan lauk pauk dibagikan secara gratis kepada jamaah subuh. Ini tentu ada dua nilai yang terbangun, nilai ukhuwah dan nilai penguatan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Disisi lain, pria berkacamata ini juga menekankan pentingnya untuk membagun konsep bersyukur. Sehingga apa yang disampaikan oleh lisan maupun hati selalu berdasarkan pada rida Allah SWT.
“Dalam beribadah, tidak karena takut neraka dan mengharap surga, namun yang dicari hanya rida Allah. Pun dalam melakukan aktivitas giat sehari hari, tidak terjebak untuk pujian dunia namun benar-benar membawa kemaslahatan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al Ikhlas, Abdullah Said, menjelaskan jika kehadiran Pasar Bahagia sebagai bentuk upaya merekatkan nilai dari jamaah untuk para jamaah.
“Maksudnya, agar dari apa yang dihimpun mampu dikembalikan dan dirasakan kemanfaatannya untuk jamaah,” imbuh Abdullah.
Sebagai informasi, dalam kesempatan itu pula, Sutiaji yang didampingi beberapa perangkat daerah, juga memberikan tali asih kepada anak anak yatim serta bantuan untuk operasional Pasar Bahagia. (hms/rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















