Pendidikan
Dikbud Kota Malang Siap Gelar Vaksinasi SMP dan SD Sederajat

Memontum Kota Malang – Vaksinasi untuk siswa SMA/K sederajat di Kota Malang sudah dimulai Rabu (04/08) lalu yang diwakili oleh SMAN 2 Malang. Selanjutnya, untuk tingkat SD dan SMP sederajat pun, vaksinasi akan segera dilangsungkan. Namun dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Suwarjana, kuota dan waktu berlangsungnya harus menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.
“Kalau pun diminta datanya, kami sudah siap. Tinggal minta mau SMP kelas berapa saja atau siswa SD yang berusia 12 tahun,” ungkapnya, Senin (09/08).
Baca juga:
- 3.200 Driver Ojol di Kota Malang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkot
- Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Sekolah Rakyat Permanen
- SRMP 16 Kota Malang Belum Buka Siswa Baru, Fokus Lanjutkan Pembelajaran 92 Siswa
- Tinjau SRMP 16 Kota Malang, Kepala KSP Dudung Dorong Pembangunan Gedung Permanen SR
- Sempat Jual Martabak dan Cuci Mobil, Hilal Akhirnya Temukan Asa Baru di Sekolah Rakyat Kota Malang
Kesiapan oleh Dikbud Kota Malang ini didasarkan pada data yang sudah tersedia melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Lanjut Suwarjana, jika berdasarkan data yang terekam di Dikbud Kota Malang, banyaknya siswa SMP adalah 21.000 , sedangkan untuk SD sekitar 40 an.
“Karena vaksin yang diberikan harus kepada anak umur 12 tahun ke atas. Jadi SD tidak bisa semua dapat karena belum memenuhi syarat batas minimal usia,” terang Suwarjana.
Namun vaksin yang diberikan nantinya tidak akan mengurangi kuota di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. “Tidak, itu tersendiri kalau siswa, karena dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),” sambungnya.
Kemudian untuk pelaksanaannya, akan dihelat di masing-masing sekolah untuk jenjang SMP sederajat. Hal tersebut guna menghindari penumpukan dan kerumunan.
Sedangkan untuk SD, Suwarjana mengaku masih akan merancang mekanisme pelaksanaannya. “Kalau SD kan tidak semua kelas 6 sudah berumur 12 tahun. Jadi kemungkinan pelaksanaannya per gugus, tapi ini masih kita godog lagi,” terangnya.
Terakhir mantan Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang itu berharap vaksinasi untuk jenjang SD dan SMP bisa dilaksanakan secepatnya. Demi mendukung segera terlaksananya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah lama dinanti oleh berbagai pihak. “Tapi kembali lagi, semua dari pusat keputusannya,” tutur Suwarjana. (mus/ed2)

Kota Malang2 mingguSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang2 mingguNasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
Kota Malang3 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang4 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Kota Malang1 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang4 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu
Kota Malang3 mingguJelang Idul Adha, Wali Kota Wahyu Tinjau Lapak Penjualan Hewan Kurban di Kota Malang
Kota Malang3 mingguP3BM Minta Kejelasan Revitalisasi Pasar Besar Skema KPBU ke DPRD Kota Malang

















