Hukum & Kriminal

Caleg DPR RI dari PSI Kota Malang Ditemukan Meninggal Tengkurap

Diterbitkan

-

Memontum Kota Malang – Seorang advokat, Antonia Da Carvalho Chunya Soares (45), warga Jalan Pisang Agung III, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditemukan meninggal di rumahnya, Senin (04/12/2023) sekitar pukul 21.30. Saat ditemukan, Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk DPR RI Dapil Malang Raya No Urut 3 ini dalam kondisi tengkurap di tengah-tengah pintu ruang tengah rumahnya. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian hingga jenazahnya dibawa ke RSSA Malang.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, mengatakan bahwa penemuan jenazah Antonia berawal setelah warga sekitar mencium bau tidak sedap. Setelah ditelusuri, ternyata bau tersebut berasal dari rumah Antonia.

Saat itu pintu pagar rumah Antonia tergembok hingga akhirnya dibuka secara paksa. “Untuk pintu rumah korban juga terkunci dari dalam. Setelah di cek, bahwa benar korban dalam keadaan tergeletak di ruang tamu rumah,” ujar Kompol Danang, Selasa (05/12/2023) tadi.

Baca juga :

Advertisement

Petugas Polsek Sukun dan Polresta Malang Kota segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. “Korban selanjutnya dibawa ke RSSA Malang untuk otopsi. Hasil otopsi sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Saat disinggung apakah korban memiliki riwayat sakit atau tidak, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. “Kami masih melakukan penelusuran terkait itu. Korban sendiri meninggal diperkirakan sudah sekitar 10 hari ini. Untuk setiap harinya, korban tinggal sendirian di rumah,” tambahnya.

Ketua DPD PSI Kota Malang, Achmad Faried, membenarkan kabar duka tersebut. “Iya, memang benar. Beliau adalah salah satu caleg kami untuk DPR RI dari Dapil Malang Raya,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (05/12/2023) tadi.

Dirinya menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal, korban yang berprofesi sebagai advokat itu tidak diketahui keberadaannya. “Beberapa hari dikontak, WA nya centang satu, dihubungi tidak bisa. Kami awalnya mengira, yang bersangkutan ada banyak kegiatan,” terangnya. (gie)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas