SEKITAR KITA
Aksi Tolak Omnibus Law dengan Stand Up

Memontum Kota Malang – Aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker), kembali dilakukan oleh mahasiswa dan gabungan buruh di depan Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (10/11) tadi.
Namun, ada yang berbeda dalam aksi damai yang dilakukan tadi. Penyebabnya, pengunjuk rasa dalam penyampaian aspirasi penolakan, dikemas dengan tema festival Rakyat.
Dalam unjuk rasa itu, massa menggelar panggung mini yang dilengkapi dengan sound serta karpet. Massa aksi, menyampaikan tuntutan dengan menggelar orasi bebas. Mulai dari menyampaikan pendapat, pembacaan puisi stand up comdey hingga teatrikal.
Koordinator aksi, Agung Widyatmoko, menyampaikan bahwa aksi tersebut juga bertujuan untuk menuntut presiden menerbitkan Perppu Pembatalan UU Ciptakerja.
“Kami tetap menolak pengesahan Ciptakerja dan menuntut presiden untuk menerbitkan Perppu UU Ciptaker. Masih ada beberapa kesalahan di UU tersebut, tetapi masih tetap disahkan. Harusnya, UU itu dibatalkan demi hukum,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Agung juga menjelaskan, bahwa aksi damai yang dilakukan, tidak menjalin dialog dengan DPRD Kota Malang. Alasannya, karena masih melayangkan mosi tidak percaya.
“Tidak ada negosiasi. Kami nyatakan mosi tidak percaya,” imbuhnya. (mg1/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















