Hukum & Kriminal

6 Kios Mergosono Hangus Terbakar

Diterbitkan

-

6 Kios Mergosono Hangus Terbakar

Memontum, Kota Malang – Sedikitnya 6 bedak kios di Jl Kolonel Sugiono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (26/11/2019) pukul 16.45, terbakar hebat. Api dengan cepat merembet dari kios ke kios hingga menimbulkan kepanikan.

Apalagi ada jurigen berisi bensin (pertalite) berada di salah satu bedak yang telah roboh. Keenam kios tersebut diantaranya membakar bengkel tambal ban, kios bensin, kios potong rambut dan kios jual beli sepatu.

kebakaran kios Jl Kolonel Sugiono. (ist)

kebakaran kios Jl Kolonel Sugiono. (ist)

Informasi Memontum.com menyebutkan bahwa dugaan kebakaran itu berasal dari bengkel milik Sugeng. Sebab sebelum kejadian, Sugeng sempat mencolokkan kompresor ke aliran listrik. Diduga karena konsleting, terjadi percikan api yang menyebabkan kebakaran. Api semakin membesar dikarenakan terdapat juga jurigan berisi bensin (pertalite).

Api berkobar semakin besar membuat pengguna jalan merasa panik. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke PMK Kota Malang dan Polsek Kedungkandang. Karena wilayah perbatasan juga dengan Sukun, Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta juga terlihat berada di lokasi kejadian.

Petugas PMK Kota Malang segera tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Meskipun air sudah banyak disiramkan, namun api tetap berlobar dikarenakan ada bahan bakar yang berada di reruntuhan kios. Selain itu, material kios juga terbuat dari bahan yang mudah terbakar.

Advertisement

Sekitar pukul 18.10, api masih tampak berkobar merambat membakar kios lain dan kabel sekitar lokasi. Kemacetan panjang juga terjadi di sekitar lokasi. Petugas kepolisian pun harus menggunakan sistem tutup buka sehingga kemacetan dapat diminimalisir. Api benar-benar padam sekitar pukul 18.40.

Komandan regu 2 Damkar Kota Malang Anang Yuwono mengayakan bahwa pemadaman cukup sukit karena ada bahan bakar di reruntuhan kios. Agar api berhasil dipadamkan, pihaknya mencampur air dengan cairan teepol (detergen pembersih serbaguna porselen dan kaca).

“Ada bensin dan solar hingga api sulit padam jika hanya menggunakan air biasa. Api bisa padam setelah kita semprotkan dengan air campuran busa,” ujar Anang.

Kapolsekta Kedungkandang Kota Malang Kompol Pijiharto membenarkan kalau dugaan sementara akibat konsleting listrik.

Advertisement

“Dugaan kebakaran akibat konsleting listrik. Informasi yang kami peroleh, kios bengkel sedang mencolokan kompresor sehingga terjadi percikan api merembet ke bahan bakar sehingga api semakin membesar membakar kios-kios yang berada di sampingnya,” ujar Kompol Pujiharto. (gie)

 

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas