Hukum & Kriminal
Polresta Malang Datangkan Fisioterapi ke Rumah Korban Tragedi Kanjuruhan

Memontum Kota Malang – Sebagai bentuk empati dan simpati terhadap korban dalam insiden Stadion Kanjuruhan, petugas Polresta Malang Kota melakukan serangkaian kepedulian. Seperti pendampingan psikis dengan mengirimkan tim trauma healing, memberikan pelayanan kesehatan dan rujukan kesehatan hingga mengirimkan fisioterapi.
Kali ini, Satgas Malang Raya Trauma Healing Polresta Malang Kota menggandeng terapis dari Griya Terapi Sehat Malang, untuk melakukan kunjungan kepada korban insiden Stadion Kanjuruhan, yang mengalami beberapa permasalahan otot, urat, maupun persendian termasuk yang mengalami dislokasi. Sedikitnya, tiga orang korban yang mendapat perhatian khusus dari tim yang bertugas. Yaitu, Satria Bagas, warga Klojen, Anisa Khotija dari wilayah Kedungkandang dan Seftian Putra dari Sukun. Ketiga korban tragedi yang masih membutuhkan perawatan itu, mendapatkan layanan penyembuhan perawatan dari dua orang terapis.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Kasat Resnarkoba Polrest Malang Kota, Kompol Dodi Pratama, mengatakan bahwa dengan membawa terapis ini diharapkan dapat membantu para korban untuk memulihkan kesehatannya. “Sesuai arahan Bapak Kapolresta Malang Kota, kami dari Tim Sama Ramah Polresta menggandeng terapis sengaja datang untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan fisioterapi bagi korban seperti yang dikeluhkan yakni dislokasi, terkilir, permasalahan pada otot,” ujarnya, Kamis (13/10/2022) tadi.
Kompol Dodi menambahkan, bahwa kunjungannya kali ini sebagai salah satu upaya alternatif selain pengobatan medis kepada korban yang sudah di berikan oleh Polresta Malang Kota. Keluhan yang dialami ketiga korban tersebut, perlahan sudah mulai terasa ringan setelah dilakukan serangkaian tindakan oleh para terapis.
Aksi jemput bola ini menghasilkan apresiasi positif, pasalnya kini korban terlihat mulai ada tanda- tanda membaik pada bagian persendian ditandai dengan kembali dapat digerakkan berkat bantuan dari terapis. (gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















