Kota Malang
Demi Uang Baru, Ratusan Warga Malang Raya Serbu Kas Keliling BI

Memontum Kota Malang – Ratusan warga Malang Raya rela mengantre untuk menukarkan uang baru melalui layanan Kas Keliling Bank Indonesia Malang, di Velodrom Jalan Danau Jonge Sawojajar, Kota Malang, Kamis (26/02/2026) tadi. Layanan yang dibuka sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB, itu diserbu masyarakat yang mempersiapkan uang pecahan untuk kebutuhan Lebaran.
Dalam pelaksanaan itu, nampak antrean terus mengalir tanpa henti. Penukaran sendiri, dilakukan melalui mobil kas keliling dengan dua loket, yakni loket pendaftaran dan loket penukaran. Dalam layanan tersebut, penukaran dibatasi hingga 300 penukar.
Salah satu warga Sekarpuro, Azizah, menukarkan uang sebesar Rp 2,8 juta dengan menggunakan dua KTP miliknya dan suami. Dirinya mengaku, harus berburu antrean secara daring pada malam hari agar mendapat kuota.
“Daftarnya lewat BI PINTAR tanggal 13 Februari 2026, mulai pukul 22.00 WIB. Dapat tiga kuota, tapi satu tidak lolos karena pakai KIA. Syaratnya cuma KTP dan email,” ujar Azizah.
Ditambahkannya, proses pendaftaran relatif mudah jika dilakukan saat dini hari karena persaingan tidak terlalu padat. Uang yang ditukarkan terdiri dari berbagai pecahan kecil mulai Rp 50 ribu hingga Rp 1.000 untuk dibagikan saat Lebaran.
Baca juga :
Hal senada disampaikan warga Pakis, Kabupaten Malang, Ian, yang menukarkan Rp 5 juta untuk kebutuhan Tunjangan Hari Raya (THR) anak-anak dan kerabat. Dirinya menilai, sistem penukaran saat ini jauh lebih praktis dibanding sebelumnya.
“Kalau dahulu tukar di Kantor BI dekat alun-alun, antreannya bisa 2 sampai 3 jam. Sekarang antre di rumah lewat online. Saya daftar tengah malam, sekitar 30 menit sudah dapat,” kata Ian.
Setelah tiba di lokasi, Ian hanya menunggu sekitar 10–15 menit sebelum dilayani. Dirinya menilai, sistem baru membuat proses lebih tertib dan cepat. Dalam satu kali penukaran, menurutnya masyarakat dibatasi hingga sekitar Rp 5,3 juta perorang dengan komposisi pecahan kecil yang telah ditentukan.
“Saya dapat informasi penukaran ini dari media sosial resmi BI dari sebelum Ramadan kemarin. Jadi memang sudah siap-siap mau tukar uang,” imbuh Ian.
Sebagai informasi, dalam penukaran uang ini BI Malang menyiapkan dana segar sebesar Rp 3,913 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 6 persen, dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp 3,675 triliun. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















