Kota Malang
Awas, Pilar Jembatan Lembah Dieng Kota Malang Ambrol

Memontum Kota Malang – Salah satu pilar Jembatan Lembah Dieng, Kelurahan Pisang Candi, Kota Malang, kembali ambrol. Ambrolnya pilar, diduga akibat hujan deras yang mengguyur Kota Malang.
Anggota DPRD Komisi C, Wanedi, mengatakan bahwa ambrolnya pilar jembatan tersebut bukan kali pertama terjadi. Namun, sudah beberapa kali dan kejadian sekarang yang cukup parah.
“Bukan kali pertama ini. Karena setiap hujan deras, itu mesti terjadi longsor. Saat ini, kelihatannya agak parah dan cukup membahayakan, karena salah satu pilarnya itu sudah menggantung. Sementara retakannya, juga sudah terlihat. Kalau pilarnya itu jatuh, maka akan menarik jembatan. Menurut saya, ini harus segera dibangun,” ucapnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (19/03/2022).
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dijelaskannya, ada proses yang cukup dilema terkait jembatan tersebut. Pasalnya, di sisi lain harus segera dibangun, sementara pengembang sendiri hanya mengatakan sanggup menyelesaikan pembangunan jembatan.
“Jadi, tadi juga ada Pak Hatta yang sebagai pengembang. Katanya, sanggup menyelesaikan pembangunan. Tetapi ya itu, kita tunggu saja jika beliau sanggup dan segera membangun. Kalau memang tidak sesegera mungkin, melalui semua pihak yang hari ini mengkomunikasikan,” lanjutnya.
Ditambahkannya, jika jembatan harus segera direhab total dan akan selalu di dorong untuk pembangunannya. Jika harus diperbaiki, maka akan ada perputaran jalan alternatif melalui jalan Kalisongo.
“Saya mewakili Komisi C DPRD Kota Malang, yang membidangi pembangunan, tentu hadir untuk menyaksikan dan menyampaikan aspirasi. Karena ini tugas kami, selaku anggota DPRD Kota Malang,” tambahnya.
Lurah Pisang Candi, Erwin Daniel, menambahkan bahwa pilar yang berada di jembatan ada dua. Namun, satu pilar penyangga tersebut ambrol. Menurutnya, hal tersebut sudah kedua kalinya terjadi.
“Dahulu pernah kejadian seperti ini. Yakni, penyangga sama pilarnya ambrol,” ucapnya.
Dari pantauan Memontum.com, disekitar jembatan tersebut hanya diberi tali pembatas. Ada dugaan, tujuannya untuk membuat warga yang berkendara lebih berhati-hati. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















