Kota Malang
Penyerahan SK Pensiun untuk 250 PNS, Wali Kota Malang Siapkan Rotasi Jabatan

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, melakukan pelatihan dan penyerahan SK Pensiun kepada 250 PNS yang akan pensiun terhitung mulai tanggal (TMT) 31 Mei hingga Desember 2025 di salah satu hotel di Kota Malang, Rabu (15/04/2025) tadi. Hadir langsung di kegiatan itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Malang.
Kepala BKPSDM Kota Malang, Totok Suyanto, mengatakan bahwa total ada sebanyak 377 PNS Pemkot Malang, yang akan memasuki masa pensiun di tahun 2025. “Saat ini pembekalan PNS yang akan pensiun pada 1 Mei hingga Desember 2025, dengan jumlah sekitar 250 orang. Sedangkan sebelumnya atau periode Januari hingga April, ada sebanyak 127 orang,” katanya.
Dari angka 250 orang itu, lanjutnya, diantaranya adalah pejabat di Eselon II sebanyak 4 orang, Eselon III sebanyak 5 orang, Eselon IV sebanyak 29 orang. Kemudian, juga ada dari PNS guru dan non guru (termasuk juga tenaga medis) sebanyak 103 orang dan pelaksana teknis sebanyak 109 orang.
“Eselon II ada 4 orang, itu salah satunya adalah saya. Terima kasih atas loyalitas dan sumbangsih untuk Kota Malang selama ini,” tambahnya.
Baca juga :
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam momen itu mengucapkan terima kasih atas dedikasi, royalitas para ASN yang telah mengabdikan kinerjanya hingga massa pensiun. “Terima kasih atas jasa dan bakti yang sudah dilaksanakan dengan baik, sejak menjadi ASN hingga waktu pensiun. Terima kasih atas sumbangsih dan pelayanan untuk pembangunan Kota Malang. Pensiun adalah sebuah fase untuk terus berkarya, berbagi dan menikmati hidup,” kata Wali Kota Malang.
Untuk mengisi kekosongan para pejabatnya yang pensiun, Wali Kota Wahyu mengatakan akan melakukan asesmen. Sehingga, diharapkan kekosongan itu bisa teratasi.
“Untuk mengisi kekosongan, pasti ada rotasi. Kamis besok, kami akan melakukan asesmen kinerja pejabat Eselon II. Apakah nanti akan ada pergeseran atau tidak. Selama 2 tahun ini, kami sudah melakukan evaluasi sejauh mana kinerja pejabat utama Eselon II,” jelasnya.
Untuk melihat dan menilai kinerja pejabat Eselon II, tambahnya, maka akan ada Tim Asesmen. “Ada Tim Asesmen yang sudah disetujui Gubernur Jatim dan Mendagri. Untuk mengisi kekosongan itu, apakah nanti ada pergeseran atau tidak. Tentunya pos-pos jabatan yang kosong akan kita isi. Saya dan Pak Wawali ingin tahu dulu kinerja OPD,” jelasnya. (pro/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















