Pemerintahan

Hari Kedua Masa Transisi Kota Malang, Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan di Mall

Diterbitkan

-

Walikota Malang Drs H Suriaji saat menegur kasir di Ramayana yang tidak memakai sarung tangan. (gie)
Walikota Malang Drs H Suriaji saat menegur kasir di Ramayana yang tidak memakai sarung tangan. (gie)

Memontum Kota Malang – Forkopimda Kota Malang kembali melakukan sidak di beberapa mall dan pusat keramaian, Selasa (2/6/2020) siang. Ada dua tim yang bergerak, yakni pertama menuju MOG dan Ramayana dan tim kedua menuju pertokoan sekitaran Pasar Besar. Walikota Malang Drs H Sutiaji, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson berada di rombongan pertama yakni menuju MOG di Jl Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Di lokasi ini ditemukan beberapa pelanggaran protokol kesehatan. Misalkan di pintu masuk tidak ada operator yang melakukan pencatatan identitas pengunjung, kasir yang masih tidak memakai face shield serta beberapa anak yang tidak pakai masker. Bagi yang tidak memakai masker, mendapat teguran sosialisasi terkait protokol kesehatan. Tak lupa mereka juga diberikan masker untuk dipakai.

Sidak dilanjutkan di Ramayana. Di mall ini juga ditemukan beberapa anak kecil yang tidak dipakaikan masker oleh orang tuanya. Selain itu juga ditenukan kasir yang tidak memakai face shield dan sarung tangan.

Walikota Malang Drs H Sutiaji mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan Surat Peringatan (SP). ” Kami tidak menyebut lokasi namun sudah ada SP. Nanti tenant nya yang nakal juga akan kami kasih SP. Saat ini masih bentuk peringatan,” ujar Sutiaji.

Advertisement

Melihat banyaknya warga yang bergerombol dan bahkan ada yang tidak memakai masker bjsanjadi new normal ditiadakan.

” Tidak menutup kemungkinan kalau seperti ini terus gak masuk ke new normal namun masuk PSBB lagi. Kita lihat saj tumpukan orang sepertj tidak berada di tengah pandemi Covid-19. Ini bukan seperti new normal namun ree normal. Padahal saat ini kan tatanan baru harus pakai masker dan jaga jarak. Kedepannya kita akan hadang orang-orang dijalan yang tetap bandel tidak pakai masker,” ujar Sutiaji. (gie/yan)

 

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas