Kota Malang
Jelang Idul Adha, Penjual Hewan Kurban Sapi di Kota Malang Kebanjiran Pembeli

Memontum Kota Malang – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, penjualan hewan kurban di Kota Malang mulai menggeliat. Salah satunya, seperti terlihat di lapak Spesialis Sapi Madura Al-Firdhaus Qurban di Jalan Terusan Sulfat, yang hampir kehabisan stok sapi akibat tingginya permintaan masyarakat.
Pedagang Sapi, Muhammad Sufi (39), mengaku tahun ini menjadi musim kurban paling ramai. Sebab, sudah 10 hari mendirikan lapak, di hari pertama ada sebanyak 24 ekor sapi yang langsung terjualkan. Kemudian, di hari berikutnya, penjualan stabil di angka lima hingga tujuh ekor per hari, bahkan sempat mencapai delapan ekor.
“Tinggi banget pembeliannya. Pokok sangat melonjak. Tahun sekarang alhamdulillah. Kalau tahun lalu mampu menjual sekitar 50 ekor sapi. Sementara tahun ini angka penjualan sudah mencapai 75 ekor. Kami juga punya stok sekitar 100 ekor, jadi masih aman,” kata Sufi, Senin (18/05/2026) tadi.
Seluruh sapi yang dijual merupakan sapi lokal Madura yang didatangkan langsung dari Kabupaten Pamekasan. Menurut Sufi, sapi Madura memiliki karakteristik khas yang menjadi alasan banyak pembeli memilihnya.
“Kulitnya lebih tipis, tulangnya kecil, kepala kecil, tapi dagingnya padat dan kesat. Itu yang dicari pembeli,” jelasnya.
Baca juga :
Tingginya permintaan tidak hanya datang dari Kota Malang saja, bahkan berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur, mulai Surabaya, Gresik, Lumajang, Pasuruan, Pandaan hingga Kota Batu. Beberapa instansi, termasuk dari lingkungan Polda Jawa Timur, juga tercatat menjadi pembeli.
“Untuk penjualan kami ada secara online dan offline. Kalau online lewat TikTok, tetapi hampir semuanya datang langsung ke lapak. Online ada, tapi lebih banyak offline,” tuturnya.
Harga sapi yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 16 juta hingga Rp 39 juta per ekor. Pembeli umumnya memilih sapi kelas menengah untuk kebutuhan masjid dengan kisaran harga Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.
Bahkan, seluruh sapi yang dijualkan juga dilengkapi surat kesehatan hewan dari Dinas Peternakan. Pemeriksaan rutin juga dilakukan sejak proses pengiriman dari Madura hingga masa karantina sebelum masuk ke wilayah Kota Malang.
Sufi memperkirakan permintaan sapi kurban masih akan terus meningkat hingga mendekati Idul Adha. Dalam beberapa hari terakhir, ia bahkan kembali mendatangkan tambahan sapi menggunakan dua truk pengiriman.
“Semakin dekat Idul Adha biasanya makin ramai. Yang awalnya dua ekor per hari, sekarang bisa lima sampai delapan ekor,” imbuhnya. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















