Kota Malang
Jaga Stabilitas Keamanan dan Kewaspadaan, Pemkot Malang Gelar Sosialisasi Pencegahan Radikalisme

Memontum Kota Malang – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan kewaspadaan nasional di Kota Malang, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan Polresta Malang Kota serta Kodim 0833, melakukan sosialisasi pencegahan radikalisme, di ruang sidang Balai Kota Malang, Selasa (18/04/2023) tadi.
Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika sosialisasi tersebut tentunya juga untuk meguatkan literasi di masyarakat dan harus tetap berhati-hati serta waspada. Terlebih, saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Saat ini banyak orang yang melakukan mudik. Sehingga, harus menjaga kewaspadaan dari semuanya. Kita juga harus tetap waspada untuk menjaga kondisi Bumi Arema yang kita cintai ini,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Menurutnya, dengan adanya Sila Kelima Pancasila, yang berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, maka ketimpangan sosial dan ekonomi bisa dihilangkan. Namun, nyatanya hingga saat ini hal itu masih belum bisa diwujudkan.
“Ini belum keadilan bagi seluruh rakyat indonesia, masih ada orang miskin yang tidak bisa makan, dan ada orang yang tidak bisa menuntut keadilannya, dan macam-macam. Ketika ada kerawanan sosial mesti dia datang, itu ciri-cirinya,” ujarnya.
Sehingga, menurut Wali Kota Sutiaji, masyarakat harus tetap waspada dan jangan mudah terprovokasi. Apalagi, peran dari media yang menjadi corong kebaikan, juga sangat diperlukan.
“Temen-temen media ini menjadi partner kita, menjadi corong kebaikan. Karena mereka mereka itu (penganut paham isme) tidak senang dengan keamanan dan kenyamanan,” katanya.
Lebih lanjut saat disinggung mengenai pencegahan paham radikalisme di internal Pemkot Malang, pihaknya menyampaikan jika hal itu selalu dikuatkan. Tentunya, melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
“Sudah itu, kita kuatkan. Makanya lagu Indonesia Raya itu terus kita nyanyikan sebetulnya untuk memitigasi, dan mestabihkan bahwa kita itu hidup di Indonesia. Mempunyai jiwa patriotisme,” imbuh Wali Kota Sutiaji. (hms/rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















