Kota Malang
Jaga Pola Makan saat Lebaran, Dinkes Kota Malang Ingatkan Warga Tak Balas Dendam

Memontum Kota Malang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola makan saat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, Lebaran identik dengan hidangan bersantan, manis dan berlemak yang berpotensi memicu gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa momen berakhirnya puasa Ramadan seharusnya tidak dijadikan ajang balas dendam dalam mengonsumsi makanan. Husnul menegaskan, pola makan yang sudah teratur selama sebulan penuh perlu dipertahankan.
“Selama Ramadan, tubuh sudah beradaptasi dengan pola makan yang lebih teratur, baik dari segi waktu maupun jumlah asupan. Kondisi ini seharusnya tetap dijaga saat Lebaran,” ujar Husnul, Senin (23/03/2026) tadi.
Menurutnya, masyarakat tetap diperbolehkan menikmati berbagai hidangan khas Lebaran, namun harus dalam batas wajar. Dirinya menekankan, akan pentingnya mengatur porsi serta memberi jeda antar waktu makan.
“Boleh makan makanan yang disajikan, tetapi jangan berlebihan. Perhatikan jumlah konsumsi dan beri jarak antar waktu makan,” katanya.
Baca juga :
Kemudian, dirinya juga menjelaskan bahwa kapasitas lambung idealnya terbagi menjadi tiga bagian, yakni untuk makanan padat, cairan dan ruang udara yang membantu proses pencernaan. Apabila keseimbangan itu terganggu, maka risiko gangguan pencernaan akan meningkat.
“Kalau tidak seimbang, yang paling sering terjadi adalah asam lambung naik. Gejalanya bisa berupa rasa panas di tenggorokan, kecut, atau pahit. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan iritasi lambung hingga diare atau bahkan pendarahan,” jelasnya.
Selain itu, konsumsi berlebih dalam waktu singkat, terutama pada hari pertama dan kedua Lebaran saat silaturahmi, juga berisiko memicu lonjakan kadar gula darah dan tekanan darah. “Metabolisme tubuh bisa terganggu. Kadar gula dan tekanan darah cenderung meningkat. Karena itu, tubuh perlu diberi waktu untuk mencerna dan menyerap makanan sebelum menerima asupan berikutnya,” imbuhnya.
Husnul pun mengingatkan, agar masyarakat tetap mengedepankan prinsip makan sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan, demi menjaga kesehatan selama momen Lebaran. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















