Kota Malang
Dolar Tembus Rp 17.600, Diskopindag Kota Malang Sebut Ekonomi Warga Masih Stabil

Memontum Kota Malang – Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang mencapai Rp 17.600 terhadap rupiah, disebut belum memberikan dampak signifikan pada perputaran ekonomi masyarakat di Kota Malang, khususnya pada kebutuhan pokok harian. Hal itu, dikatakan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.
Pria yang akrab disapa Eko, itu mengatakan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan normal selama tidak berkaitan langsung dengan komoditas ekspor maupun impor. Menurutnya, kebutuhan pangan lokal yang diproduksi di dalam negeri masih relatif stabil dan tidak mengalami gangguan berarti.
“Untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat yang tidak terkait ekspor-impor, sampai hari ini masih normal. Perputaran ekonomi masyarakat masih berjalan seperti biasa,” ujar Eko, Senin (18/05/2026) tadi.
Baca juga :
Namun, Eko mengakui sejumlah komoditas berbahan baku impor mulai berpotensi terdampak, salah satunya kedelai. Dimana, itu menjadi bahan utama produksi tempe dan berbagai produk olahan UMKM.
“Kalau kedelai ini impor, tentu akan berpengaruh. Biasanya harga akan mengalami kenaikan karena mengikuti nilai tukar,” katanya.
Meski begitu, Pemkot Malang menurutnya memiliki keterbatasan dalam melakukan intervensi harga terhadap komoditas impor. Karena kebijakan harga berada pada kewenangan pemerintah pusat.
Sebagai langkah antisipasi, Diskopindag Kota Malang mendorong pelaku usaha dan masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan bahan baku impor. “Kita tidak bisa mengintervensi harga, tetapi masyarakat dan pelaku usaha bisa lebih bijak dalam memanfaatkan produk impor,” imbuh Eko. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















