SEKITAR KITA
Gerakan Seribu Plasma Malang Dilaunching

Memontum Kota Malang – Gerakan 1000 Labu Plasma dilaunching, Kamis (08/04) sore, di Malang City Point. Gerakan untuk mendorong penyintas mendonorkan plasmanya itu, disambut baik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, yang menyempatkan hadir dalam launching tersebut pun menyatakan dukungannya. “Ini kan Plasma Hero, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI), bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dan didukung Otoritas Jasa Keungan (OJK) Kota Malang menggelar screening donor plasma konvalesan. Kemarin beberapa dari teman-teman yang menjadi inisiator acara ini juga sudah ke Balai Kota Malang,” ungkapnya.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Disampaikan dr Husnul, sudah terjadi pula obrolan dengan Dinkes dan jajaran Pemkot Malang, berkaitan dengan inisiasi gerakan ini.
“Jadi screening donor plasma konvalesan ini untuk menginisiasi. Karena ada yang namanya Plasma Hero, itu adalah komunitas penyintas yang lolos screening kemudian mendonorkan plasmanya,” jelas dr Husnul.
Wakil Ketua II PDDI Kota Malang, Puryadi, mengatakan bahwa kegiatan screening donor plasma konvalesan ini adalah bentuk launching Gerakan 1000 Labu Plasma di Kota Malang.
“Hari ini hanya screening, untuk donor plasma akan dilaksanakan di kantor PMI Kota Malang. Karena alatnya sendiri tidak bisa dibawa ke sini,” paparnya.
Untuk screening, para penyintas akan diambil 10 cc darahnya. Kemudian nanti akan dicek di laboratorium PMI.
“Jika lolos screening, dalam waktu 24jam akan dihubungi oleh PMI. Jadi besoknya setelah mendapat kabar, baru bisa mengikuti donor plasma di kantor PMI,” kata Puryadi.
Ditargetkan Puryadi, screening donor plasma konvalesan ini mampu menggaet 50 penyintas. “Target kita pasti maksimal, karena untuk donor plasma sendiri memang agak sulit. Perbandingan keberhasilan itu 10 banding 1. Butuh syarat-syarat khusus untuk bisa donor plasma,” paparnya.
Para penyintas Covid-19 yang tergerak mendonorkan plasmanya pun bisa mendaftar melalui googleform yang disediakan. Namun jika ketinggalan gelaran screening donor plasma konvalesan ini, penyintas bisa langsung datang ke PMI Kota Malang, Jalan Buring, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen. (mus/ed2)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















