Hukum & Kriminal
Pihak Grab Nonaktifkan Akun Riko

Bila Ada Kasus Serupa Laporlah di Help Center
Memontum, Kota Malang – Terkait kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum sopir Grab RYA alias Riko (26) warga Jl Bandung, Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang kepada penumpangnya, kasus ini langsung mendapat respon dari pihak manajemen Grab.
Pihak Grab membuat pernyataan resmi yang dikirim melalai email wartawan memontum.com, Selasa (10/12/2019) siang. Dalam pernyatan itu, Adrian Darmali, City Manager Grab Malang sangat menyesalkan kejadian itu.
“Grab menyesalkan kejadian yang menimpa salah seorang pelanggan kami di Malang pada 7 Desember 2019. Sesuai dengan kebijakan kami, Grab tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan pelecehan. Walaupun kejadian tersebut terjadi tidak dalam pemesanan melalui aplikasi Grab, kami tetap melakukan tindakan tegas kepada mitra yang terlibat. Saat ini akun yang diduga disalahgunakan pelaku telah dinonaktifkan dan Grab akan mendukung sepenuhnya proses penegakan hukum yang akan dilaksanakan kepolisian,” ujar Adrian dalam rilisnya.
Pihaknya sudah melakukan investigasi internal dan juga memberi dukungan kepada korban termasuk dalam pendampingan.
“Kami juga telah menghubungi pihak pelanggan dan keluarga yang bersangkutan untuk dapat memberikan dukungan yang diperlukan, termasuk pendampingan psikososial bebas biaya dari lembaga pengada layanan yang direkomendasikan oleh Komisi Nasional Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan),” ujar Adrian.
Dalam kesempatan ini pihaknya mengimbau supaya penumpang memanfaatkan fitur keamanan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kami kembali mengimbau agar penumpang hanya menaiki kendaraan Grab yang dipesan melalui aplikasi sehingga penumpang dapat memanfaatkan fitur keamanan jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Di dalam fitur keamanan tersebut terdapat tombol darurat yang akan segera ditanggapi oleh tim keselamatan Grab,” ujar Adrian.
Penumpang juga diharapkan proaktif untuk melapor ke pihak Grab jika terjadi hal yang tidak menyenangkan dengan Grab.
“Jika penumpang dan masyarakat mendapatkan pengalaman yang tidak menyenangkan dengan Grab, segera laporkan ke layanan konsumen Grab melalui fitur Help Center di aplikasi Grab dan aparat keamanan bila perlu. Keamanan dan keselamatan penumpang dan mitra pengemudi adalah prioritas kami,” ujar Adrian.
BACA : Oknum Supir Grab Diduga Cabuli Penumpang, kedua Belah Pihak Sepakat Damai
Seperti yang diberitakan sebelumnya kawasan Jl Simpang Balapan Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (7/12/2019) pukul 23.00, mendadak ramai. Banyak warga yang hendak menghajar massa sopir mobil online/Grab berinisial RYA alias Riko (26) warga Jl Bandung, Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
Hal itu karena Riko telah diduga melakukan pencabulan terhadap penumpangnya, Bunga (20) bukan nama sebenarnya, karyawati Baber Shop, warga.kawasan Jl Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
BACA JUGA : Oknum Supir Grab Diduga Cabuli Penumpang, Modus Antar Jemput Pribadi
Beruntung Kapolsek Klojen Kompol Budi Harianto SH berada tak jauh dari lokasi kejadian berhasil mengamankan Riko dari kepungan masa. Saat itu kondisi kaca mibil Honda Brio Nopol N 1351 EV milik Riko sempat menjadi sasaran kemarahan warga hingga kaca depannya pecah. Namun saat dalam penanganan di Polresta Malang Kota, masing-masing pihak baik dari Riko maupun Bunga sudah berdamai.
“Masing-masing pihak sudah berdamai. Pihak korban tidak membuat laporan,” ujar AKP Yunar HP Sirait SIK MIK, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota. (gie/oso)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















