Kota Malang
Gara-gara Jalan di Kota Malang Banyak yang Berlubang, Wali Kota Tuai Kritik Melalui Tulisan di Lubang Jalan

Memontum Kota Malang – Jalan berlubang di Kota Malang, terus mengundang perhatian. Buktinya, selain pada bagian jalan yang berlubang diberi tanda, juga tidak ketinggalan tulisan bernada kritik juga dilekatkan untuk Wali Kota Malang.
Dari pantauan Memontum.com, seperti di kawasan Jalan Veteran Kota Malang, terlihat jelas cat semprot selain berfungsi untuk memberi tanda jalan berlubang, juga turut disertakan coretan kritik yakni ‘Awas Bukan Lobang M!Chat’.
Tak ayal, coretan atau tulisan kritik itu, pun mendapat perhatian Wali Kota Malang, Sutiaji. Menurutnya, bahwa hal tersebut adalah dinamika kritikan yang lumrah, yang dilakukan masyarakat kepada pemerintah.
“Kalau saya biasa ya. Itu biasa dinamika,” kata Wali Kota Sutiaji, saat ditemui di Halaman Mini Block Office, Senin (11/04/2022) tadi.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Sekedar diketahui, bahwa istilah Michat, sempat disampaikan Wali Kota Sutiaji, saat meminta lurah dan juga camat untuk menginstall Michat dengan bertujuan untuk memantau prostitusi online yang ramai dibicarakan netizen. Saat itu, banyak pula komentar pro dan kontra yang dilayangkan oleh masyarakat melalui akun media sosialnya. Kini, kritikan-kritikan itu terpampang disejumlah jalan berlubang, sebagai bentuk kritikan masyarakat kepada Pemkot Malang, karena keberadaan jalan berlubang.
Wali Kota Malang sendiri, sebelumnya secara tegas menjelaskan, jika sudah berulang kali menyebutkan bahwa anggaran perawatan jalan atau isidentil telah habis. Saat ini, Pemkot Malang tengah menyusun anggaran untuk perbaikan jalan berlubang.
“Sudah saya sampaikan, sekarang sedang disusun anggarannya. Yang namanya anggaran, kan sudah berulang kali disampaikan. Itu masuk pada bantuan keuangan plus Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” imbuhnya.
Perlu diketahui, jika anggaran isidentil perawatan jalan sebesar Rp 3,8 miliar, diinformasikan telah habis terpakai sejak beberapa bulan lalu. Kini, Pemkot Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, tengah memetakan sejumlah titik jalan berlubang yang menjadi prioritas dalam perbaikan jalan.
“Sekarang sudah dimasukan ke anggaran pakai simulasi Belanja Tidak Terduga (BTT),” ujarnya. (cw2/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















