Kota Malang
Wali Kota Malang Resmikan Pemanfaatan Jembatan Tlogomas dan Rubah Nama jadi Tunggulmas

Memontum Kota Malang – Jembatan yang menghubungkan Jalan Tlogomas dan Saxophone, akhirnya sudah bisa dilalui. Wali Kota Malang, Sutiaji, beserta jajarannya meresmikan pemanfaatan jembatan tersebut, Kamis (24/02/2022) tadi. Dalam sambutannya, orang nomor satu di Pemerintahan Kota Malang itu, menyampaikan jika jembatan tersebut diberi nama ‘Tunggulmas’.
“Karena jembatan ini menyambungkan Kelurahan Tunggul Wulung dan Tlogomas. Maka, jembatan ini saya beri nama ‘Tunggulmas’,” kata Wali Kota Sutiaji.
Dengan hadirnya jembatan tersebut, Wali Kota berharap, bisa menjadi akses bagi pengguna jalan umum dan bisa mengurai kemacetan kota. Namun, untuk saat ini masih ada beberapa hal yang masih perlu dilengkapi. Seperti, pemasangan alat kedip dan pemasangan rambu hati-hati.
Perlu diketahui, jika Jembatan Tunggulmas ini merupakan cita-cita yang sudah lama diinginkan. Namun, baru bisa terealisasikan sekarang.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Jembatan ini sudah lama menjadi cita-cita kami saat masih di dewan. Sudah menginisiasi, sudah survei, sudah dicanangkan dan sekarang sudah jadi. Mulai dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Pak Sony, lalu diteruskan Bu Diah ini dan harapannya bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.
Selain itu, penjualan tanah disekitar jembatan juga mengalami peningkatan harga sekitar Rp 1,5 juta hingga 2 juta. Menurutnya, hal tersebut menjadi kolaborasi antar Malang Kota dan Malang Kabupaten.
Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengatakan jika anggaran kontrak lebih kurang sekitar Rp 39 miliar dengan waktu pengerjaan jembatan 170 hari. Meski sempat molor di pertengahan Februari tahun 2022, proyek tersebut akhirnya tuntas dan masyarakat Kota Malang tersebut kini bisa menikmati aksesnya. (hms/cw2/mg2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















