Kota Malang
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Malang Ingatkan Arti Lima Sila sebagai Landasan Hidup Bernegara

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, bersama dengan jajaran Forkopimda Kota Malang, di Halaman Balai Kota Malang, Sabtu (01/10/2022) pagi. Peringatan upacara tersebut, diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, Wali Kota Malang, Sutiaji.
Selanjutnya, Inspektur Upacara memimpin peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa yang telah gugur. Disusul kemudian, Wali Kota Malang, Sutiaji, membacakan naskah Pancasila. Serta, Ketua DPRD Kota Malang, membacakan naskah ikrar peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Usai menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, menyampaikan bahwa Pancasila yang memiliki lima Sila itu mempunyai hirarki atau keterikatan yang luar biasa. Karena, itu sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara.
“Landasan hidup berbangsa dan bernegara itu Pancasila. Indonesia yang mempunyai keyakinan harus beragama dan keberagamaan itu hanya tidak literatif saja, tetapi diimplementasikan dalam nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Lebih lanjut dikatakan, bahwa dari ke lima sila tersebut, jika benar-benar dipahami dan dihayati makna dari masing-masing sila, bisa diimplementasikan dalam kehidupan. Dicontohkannya, seperti pada sila ke-tiga yakni Persatuan Indonesia.
“Untuk menata persatuan dan kesatuan, maka di tengah kebhinekaan itu memakai demokrasi. Tujuannya gol Indonesia itu adalah keadilan. Jadi golnya negara itu ada karena ada keadilan di semua penjuru kalangan. Jadi di bolak-balik itu maknanya satu, yaitu keadilan sosial,” lanjutnya.
Dengan adanya sila keadilan sosial tersebut, maka Indonesia sebagai negara demokrasi tentunya harus bersatu. Karena kandungan nilai-nilai kemanusian ada didalamnya.
“Demokrasi tidak mungkin berjalan kalau tidak bersatu. Orang yang mampu mengangkat nilai kemanusiaan insyaallah orang yang mendalami keagamaan. Ini luar biasa,” imbuhnya.
Sebagai informasi, dalam peringatan tersebut juga telah dilakukan Penyerahan Penghargaan Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur Kategori Pemerintah Daerah. (hms/rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















