Hukum & Kriminal
Tinjau Lokasi Banjir yang Hanyutkan Warga, Wali Kota Temukan Titik Longsor Adalah Tanah Urukan

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, didampingi Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Alie Mulyanto, bersama beberapa OPD, meninjau langsung lokasi bencana longsor di Perumahan Griya Sulfat, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Selasa (19/01) pagi.
Bencana longsor yang diinformasikan mengakibatkan seorang penghuni rumah ikut hanyut itu, mendapat perhatian serius Wali Kota. Bahkan, Sutiaji meminta kepada pengembang untuk tidak asal membangun rumah.
“Semua pengembang harus memperhatikan keselamatan masyarakat yang menghuni. Kemarin (Senin, red) juga hujan cukup lebat dan lama. Sehingga, debit air di sungai luar biasa,” katanya.
Menurut Sutiaji, seharusnya tidak ada bangunan di bibir sungai. Karena, ditakutkan terjadi banjir dan longsor.
Saat ini, sudah ada tiga keluarga yang mengungsi.
“Tiga keluarga mengungsi, semua di rumah Pak RT. Nanti, kami bersama Dinas Sosial akan bergerak untuk memberikan santunan dan bantuan untuk keluarga. Mohon doanya, semoga korban segera ditemukan,” ujarnya.
Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso, yang pada kesempatan itu turut serta, menambahkan bahwa sudah pernah terbit perizinan di Perumahan Griya Sulfat di tahun 2015.
“Tapi, kami akan ukur lagi pelanggarannya seberapa. Pengembang sudah kami undang ke kantor untuk mendiskusikan penanganannya,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Soni ini menambahkan, bahwa jarak pembangunan rumah dari bibir sungai seharusnya 6 meter. Kondisi di Perum Griya Sulfat yang longsor, adalah carportnya.
“Sebetulnya yang longsor bukan rumahnya, tetapi carport. Karena itu jalan buntu, maka digunakan warga untuk carport,” ungkapnya.
Dirinya pun mengatakan bahwa longsor di lokasi ini, bukan merupakan tanah asli, namun tanah urukan. “Boleh dibuktikan secara teknik dan ditinjau, itu bukan tanah asli yang longsor,” jelasnya.
Pihaknya pun menegaskan kepada developer untuk berhati-hati dalam membangun bangunan. Diharapkan, dalam memasang dinding yang kuat terlebih dahulu supaya tidak terjadi longsor ketika intensitas hujan yang turun sangat deras. (cw1/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















