Kota Malang
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Kota Malang Miliki Pocadi dan Mobil Perpustakaan Keliling Baru

Memontum Kota Malang – Dalam rangka peningkatan literasi dan minat baca masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meresmikan Pojok Baca Digital (Pocadi) di Taman Bacaan Masyarakat Trunojoyo, Rabu (22/12/2021). Pada kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, turut berlangsung juga penyerahan Mobil Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Nasional, serta menyerahkan sertifikat akreditasi perpustakaan kepada sekolah di Kota Malang.
Rasa terima kasih disampaikan Wali Kota Sutiaji, karena Kota Malang menjadi salah satu dari sekian banyak daerah yang menerima bantuan Pocadi dan Mobil Perpustakaan Keliling. “Terima kasih kami telah dibantu Pocadi dan Mobil Perpustakaan Keliling. Syukur-syukur kalau ke depan bisa ditambah, tapi memang harus dilihat dahulu kunjungannya seperti apa,” katanya.
Tidak lupa, orang nomor satu di Pemerintah Kota Malang itu juga mengapresiasi langkah Pemerintah Pusat dalam meningkatkan sarana prasarana penunjang daya minat baca. Terlebih, berdasarkan survei Program for International Student Assessment (PISA), minat baca di Indonesia sangat rendah.
“Sehingga ini menjadi kepedulian kita, karena ketika lemah baca maka identitas diri juga akan gampang goyah. Terlebih Kota Malang berkomitmen menjadi Kota Smart. Meskipun tingkat minat baca kita 3.2 tertinggi se Jawa Timur, menurut saya masih jauh dari harapan. Ini mesti kita tingkatkan terus menerus berseiring dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” tegasnya.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dirinya berharap, dengan hadirnya dua fasilitas publik ini, bisa menjadi magnet untuk memacu minat baca masyarakat. Terlebih jika penempatannya di letakkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Taman Kota.
“Jika daya minat meningkat, maka perlu ada penambahan, baik Mobil Perpustakaan Kelilingnya maupun Pocadi. Karena kita juga punya banyak taman yang nanti bisa dilengkapi dengan pojok baca sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Kearsipan Daerah (Dispussipda) Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa Pocadi ini akan beroperasi setiap hari pukul 09.00 sampai 16.00.
“Nanti kalau situasinya sudah kembali normal, bisa jadi kami perpanjang waktu operasinya, karena menyesuaikan taman. Seandainya taman dibuka sampai malam ya nanti kita akan fasilitasi,” beber Suwarjana.
Dengan penambahan Pocadi dan Mobil Perpustakaan Keliling ini, Dispussipda Kota Malang memiliki total 3 pojok baca dan 6 armada. “Kalau di sini kan online, akan dipasang wifi oleh teman-teman Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Jadi membaca via android atau hp masing-masing, bisa. Tinggal mendaftar pakai NIK dan aplikasi yang bisa diunduh di Playstore, kemudian silahkan pilih ada 1 juta buku di sini,” terang Suwarjana. (mus/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















