Kota Malang
Temukan 35 Kasus Aktif Covid-19, Wawali Malang Himbau Masyarakat Taat Prokes

Memontum Kota Malang – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap taat Protokol Kesehatan (Prokes) selama menjalani aktivitas publik. Hal itu disampaikan Bung Edi-sapaan Wawali Kota Malang, karena kasus Covid-19 di Kota Malang saat ini kurang lebih ada 35 kasus aktif harian. Sementara berdasarkan update data Covid-19 per (06/07/2022), ada sebanyak 30 kasus.
“Ini kondisi yang ada di Kota Malang. Yaitu, saat ini sekitar 35 kasus. Makanya, saya wanti-wanti kepada masyarakat jangan lupa gunakan masker,” tegas Bung Edi.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa dari rincian kasus tersebut, terdapat beberapa masyarakat yang terkonfirmasi positif dari Kota Malang. Namun, sekarang dirawat di luar daerah. Hal ini juga mengakibatkan, angka Covid-19 di Kota Malang mengalami kenaikan.
“Memang ada sekitar 35 warga Kota Malang, yang masuk di dalam sistem informasi kita. Karena data ini berdasarkan NIK, sehingga ada yang dirawat di Jakarta,” lanjutnya.
Dikatakannya, bahwa dari data tersebut, menurutnya Covid masih belum benar-benar selesai. Karena terbukti dengan kasus Covid-19 yang mengalami naik turun. Sehingga dirinya berpesan, agar masyarakat jangan sampai lalai terhadap Prokes.
“Berarti kita harus kembali menyampaikan ke masyarakat bahwa ini masih kondisi pandemi. Jadi, jangan sampai lengah. Di Jakarta yang kasusnya mulai tinggi, di Kota Malang masih terkendali, karena sebagian masyarakat ada di luar Kota,” katanya.
Selain itu, tambahnya, terkait dengan mobilitas masyarakat yang sudah kembali normal. Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap menggunakan masker, cuci tangan dan termonitoring dalam PeduliLindungi.
“Untuk kegiatan keramaian tetap. Karena di PPKM Level 1 dan 2, masih diperbolehkan. Tetapi, saya sampaikan terdapat sinyal level PPKM naik, makanya hati-hati dan Prokes ditingkatkan, serta jangan lupa selali pakai masker,” imbuhnya. (hms/rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















