Kota Malang
Tempat Wisata Selama Libur Lebaran Diprediksi Meningkat, Ini Saran Disporapar Kota Malang

Memontum Kota Malang – Selama libur Lebaran, diprediksi sejumlah tempat wisata di Kota Malang, akan ramai dari pengunjung. Mengantisipasi hal itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni, mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan dan mengantisipasi jika prediksi itu benar terjadi.
“Euforia (berlebihan, red) daya tarik wisata, kemungkinannya melonjak. Mulai hotel, restoran, bahkan tempat wisata tematik. Ini, sudah kami siapkan untuk antisipasinya kepada mereka selaku pengelola,” ucap Ida, Kamis (28/04/2022) tadi.
Dijelaskannya, salah satunya untuk mengantisipasi, yakni tempat wisata harus tetap mengaktifkan Aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, untuk hotel atau tempat penginapan serta restoran, harus selalu melakukan pengecekan agar tidak ada narkoba atau napza yang dibawa masuk.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Jangan sampai ada Narkoba atau Napza. Ini sesuai dengan edaran dari gubernur dan kami juga sudah sampaikan ke pengelola,” lanjutnya.
Selain itu, untuk okupansi hotel dan restoran, diprediksi mengalami peningkatan dari biasanya. Untuk saat ini, memang masih ditopang dengan adanya meeting dari berbagai perusahan bahkan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
“Kunjungan daya tarik pastinya naik. Okupansi hotel meningkat tidak seperti biasanya dan hanya 40 persen ditopang dengan meeting dari berbagai perusahaan,” tuturnya.
Dirinya berharap, agar masyarakat saat libur lebaran, ini selalu taat dengan Prokes, dan tetap menggunakan masker. Pihaknya, tidak ingin jika usai Lebaran, kasus Covid-19 di Kota Malang malah meningkat.
“Prokes tetap dijaga. Cleaning, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) tetap mendapat penekanan,” imbuhnya. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















