SEKITAR KITA
Sinergi SOKSI dan RW 5 Arjowinangun, Angkat Telang Jadi Produk Unggulan

Memontum Kota Malang – SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Kota Malang semakin menggencarkan kepedulian terhadap UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dengan bekerjasama di semua kecamatan di Kota Malang.
Tiap wilayah yang UMKMnya bekerjasama dengan SOKSI, akan senantiasa didorong untuk memiliki produk yang bisa menjadi ikon wilayah tersebut.
Seperti di RW 5 Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, mereka memiliki produk unggulan telang dan akan merancang ‘Kampung Telang’ sebagai ikon.
Setidaknya, itu yang disampaikan Wakil Ketua SOKSI bidang UMKM, Yanuarizka Selvyan Merdiana, usai roadshow pengenalan potensi RW 5 Arjowinangun kepada Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Sabtu (9/1) pagi.
“Ada lima konsentrasi UMKM di sini. Seperti telang, lele, nila, sayuran dan bibit. Tetapi tetap, yang diunggulkan adalah telang. Bahkan, akan diwacanakan nanti ‘Kampung Telang’ di RW 5 Arjowinangun ini,” jelasnya.
Yanuarizka mengatakan, banyak sumber daya yang sebenarnya bisa dimanfaatkan di sini. “Mulai dari telang, kolam yang dulunya selokan sekarang bisa dibuat budidaya nila, kebun bibit, P2L (Pekarangan Pangan Lestari). Jadi, kami bersinergi bersama warga, KPHR (Komunitas Puri Ijo Royo-Royo), Puri Bersinar, dan elemen masyarakat untuk menggeliatkan UMKM disini dengan memanfaatkan sumber daya yang ada,” terangnya.
Tidak sembarangan mengangkat telang menjadi produk unggulan, tambahnya, bahkan digadang-gadang juga akan jadi ikon di RW 5 Arjowinangun.
Beberapa faktor seperti khasiat, manfaat dan kemudahan budidaya adalah alasan dipilihnya telang sebagai produk yang diharapkan mampu menjadi magnet.
Manfaat telang yang dapat dirasakan, pun beragam. Seperti obat keju linu, meningkatkan antioksidan, menyembuhkan luka, menyehatkan jantung dan lainnya.
“Yang jual telang memang banyak. Tetapi, itu berbeda dengan yang dipasarkan di sini. Karena mulai bibitnya, pupuknya, itu beda. Jadi, untuk kualitas memang kita yang menjaga, sehingga tidak sama dengan yang lain. Penyajian telang juga macam-macam, ada yang disajikan dengan jahe, mint, lemon dan lain-lain,” terangnya.
Berkaitan dengan rencana penggagasan ‘Kampung Telang’, Ketua RW 5 Arjowinangun, Supriadi, menuturkan dirinya bersama warga sudah siap.
“Mulai pintu masuk sudah ada spot budidaya telang dan nanti akan menyeluruh ke semua RT. Total ada 10 RT di RW 5. Saya yakin, dalam waktu 3 bulan, semua sudah siap. Setiap RT punya spot khusus tanaman telang yang sudah tumbuh,” tegasnya.
Selain itu, tambahnya, tidak menutup kemungkinan warga boleh menanam telang secara mandiri. Dari keseluruhan spot telang memang belum semua terlihat tumbuh banyak.
“Yang sudah seperti ini ada di 3 titik, RT 2, RT 4, dan RT 10. 3 Bulan kedepan sudah panen, cepat soalnya yang penting ada rambatan,” jelasnya. (cw1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















