Kota Malang
Seriusi Pengelolaan Infrastruktur, Wali Kota Malang Jalin MoU dengan Perusahaan Tiongkok

Memontum Kota Malang – Masih dalam rangkaian kunjungan Wali Kota Malang, Sutiaji, di Kota Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pihaknya juga bertemu dengan perusahaan China Highway Engineering Consultant Corporation (CHECC), Jumat (09/06/2023) pagi waktu China.
Secara detail dalam pertemuan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menjelaskan mengenai permasalahan, tantangan dan peluang dalam proses manajemen dan pengelolaan infrastruktur. Sementara, Managing Director CHECC, juga memaparkan mengenai product knowledge perusahaan yang bergerak di bidang layanan infrastruktur.
Lalu, kedua belah pihak tersebut sepakat untuk melangkah ke arah yang lebih konkret. Dimana pada kesempatan itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Managing Director CHECC.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Tentu MoU yang dijalin ini sebagai langkah awal, terkait dengan potensi menjajaki kerja sama dalam hal infrastruktur. Namun, ini memang belum secara detail. Insyaallah, di Juli mendatang, pihak CHECC akan ke Malang. Nanti akan bisa lebih spesifik kalau sudah ketemu di Malang untuk melakukan pendalaman teknis dan Letter of Interest dengan perangkat daerah kami,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Lebih lanjut ditambahkan, jika selama dirinya menjabat sebagai Wali Kota Malang, itu kesempatan pertama baginya untuk mempromosikan potensi Kota Malang di level internasional. Sehingga, dirinya mengaku ingin belajar dan mencoba menggali potensi kerjasama dan investasi yang bisa dibawa ke Kota Malang.
“Tentu ini kesempatan yang baik. Tiongkok ini hegemoninya luar biasa, sebuah negara dengan potensi yang luar biasa juga, dan merupakan negara produsen kedua terbesar di dunia. Ini juga kesempatan pertama saya selama menjabat sebagai Wali Kota Malang, maka saya perlu menimba ilmu dan menggali potensi investasi, kita kenalkan potensi yang kita punya, harapannya ada kelanjutan dan bisa kita bawa kemungkinan investasi,” katanya.
Sebagai informasi, pada Sabtu (10/06/2023) ini, Wali Kota Sutiaji bersama rombongan dijadwalkan akan menghadiri acara inti Indonesia Fair yang diadakan di KBRI di Cina. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, momen Indonesia Fair akan dimanfaatkan untuk mempromosikan produk UMKM dan Budaya Kota Malang. (hms/rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















