Kota Malang
Sambang Kelurahan, Wali Kota Malang Apresiasi Produksi Raket dari Daur Ulang yang Siap Bersaing dengan Produk Lain

Memontum Kota Malang – Program Sambang Kelurahan di putaran ke lima, dilakukan Wali Kota Malang, Sutiaji, di Kelurahan Bakalankrajan dan Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (24/02/2023) tadi. Pada sambang kelurahan itu, pihaknya ingin melihat keadaan nyata di lapangan, mengenai peran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, dalam memberikan fasilitas dan pelayanan penuh kepada masyarakat.
“Untuk kasus hari ini, cukup luar biasa menarik. Bagaimana mereka memanfaatkan daur ulang sampah, yang digunakan untuk produksi raket. Ini akan kita kuatkan dengan membangun pemberdayaan masyarakat agar perekonomian kuat,” jelas Wali Kota Sutiaji.
Dalam hal itu, pihaknya menyampaikan jika Pemkot Malang nantinya akan membantu dalam hal pemasaran raket. Yakni, dengan menggandeng pasar lokal, maupun regional, serta kerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada di Kota Malang.
“Karena kalau sudah masuk ke E-Catalog, itu sudah enak. Jadi, sudah bisa diakses oleh seluruh Indonesia. Sehingga, mereka akan melihat bahwa di sini ternyata ada pabrik raket, yang harganya juga berani bersaing. Mulai dari Rp 15 ribu,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan, jika selain produksi raket, pihaknya juga menginginkan adanya produksi shuttlecock. Sebab, perlengkapan tersebut juga dibutuhkan oleh masyarakat, terlebih minat dari permainan badminton juga luar biasa.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Nanti, saya minta juga bisa produksi shuttlecock. Karena itu luar biasa kebutuhannya, mengingat hanya sekali pakai. Satu kali main itu, minimal 10 buah. Nah, ini hulu hilirnya akan kita kuatkan,” terangnya.
Sementara itu, Penanggungjawab dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Edi S Bachrun, mengatakan jika Pemkot Malang telah memberikan bantuan berupa mesin inject dan mesin penunjang pembuat mata ayam, sejak Desember tahun 2022. Tentu, hal itu sangat membantu dalam melakukan produksi raket di Kelurahan Bandungrejosari.
“Dengan bantuan ini, sangat bermanfaat sekali untuk mempercepat produksi mata ayam yang digunakan untuk raket. Sebab sebelumnya, di wilayah ini sangat kesulitan dengan mata ayam karena sangat mahal dan dulunya masih menggunakan cara manual yakni tenaga manusia,” imbuh Edi. (hms/rsy/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















