Kota Malang
Respon Ketua DPRD Lumajang Asal PKB Mengundur Diri, Cak Imin Sebut Sosok Kader yang Menghargai NKRI

Memontum Kota Malang – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin, sangat mengapresiasi atas pengunduran diri dari jabatan yang dilakukan oleh salah satu kader PKB di Kabupaten Lumajang, yakni Anang Akhmad Syaifuddin. Keterangan ini disampaikannya, sesaat setelah melakukan orasi kebangsaan di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Malang, Rabu (14/09/2022) tadi.
Dipaparkan Cak Imin, bahwa manusia tidak luput dari suatu kesalahan. Sehingga, dirinya menghormati, menghargai dan mengapresiasi atas keputusan kader PKB Lumajang itu.
“Itu sebagai bentuk rasa tanggung jawab (kader, red). Sehingga, akhirnya mengundurkan diri. Tapi, namanya manusia kadang kepleset, itu biasa. Tetapi, seorang yang satria itu berani mengambil keputusan. Sehingga, kemudian mengundurkan diri,” papar Cak Imin.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Anang sendiri atau Ketua DPRD Lumajang tersebut, dimata Cak Imin, adalah sosok Ketua DPRD yang berani, gagah dan sigap. Sehingga, dirinya yakin bahwa itu merupakan suatu bentuk untuk menghargai dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Dengan sikap yang dimiliknya itu, menunjukkan bahwa dia (Anang) berani. Berarti, dia memang bagian dari NKRI,” lanjutnya.
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa saat ini pengajuan pengunduran diri tersebut, masih menjadi pembahasan. Bahkan, untuk surat pengunduran tersebut, masih belum sampai pada pihaknya. Sehingga, masih menunggu. “Itu sedang kita bahas. Besok, katanya dia mau datang ke Jakarta,” ujarnya.
Sebagai informasi, Anang Ahmad Syaifuddin, memutuskan secara sepihak pengunduran dirinya, karena sempat viral tidak berhasil menghafal Pancasila. Kontan, kejadian ini mengundang reaksi sejumlah pihak. Salah satunya, tidak menyetujui pengunduran diri Anang. (rsy/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















