Kota Malang
Proyek Drainase Soekarno Hatta Kota Malang Dijadwalkan Mulai Digarap Pertengahan Juli

Memontum Kota Malang – Proyek pembangunan drainase di Jalan Soekarno Hatta dijadwalkan akan segera dimulai pada pertengahan Juli 2025. Proyek tersebut, akan berlangsung hingga akhir November dan mencakup penggalian serta pemasangan box culvert sepanjang 1,3 kilometer.
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan bahwa proses administrasi telah dilalui, termasuk Pre-Construction Meeting (PCM) pada 7 Juli lalu. “SPK mitra keluar tanggal 1 Juli dan tanggal 7 kemarin sudah PCM. Jadi kemungkinan minggu depan sudah mulai konstruksi di lapangan. Yang jelas, bulan ini pelaksanaan konstruksi dimulai,” kata Dandung, Rabu (09/07/2025) tadi.
Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap atau per segmen untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dari pihak Provinsi Jawa Timur, dengan DPUPRPKP Kota Malang menjadi salah satu bagian dari tim pelaksanaannya.
“Jadi nanti dilakukan penggalian dulu, kemudian pemasangan box. Dikerjakan per segmen, gali, tutup, lalu pindah ke segmen berikutnya. Supaya aktivitas masyarakat dan ekonomi tetap berjalan,” jelasnya.
Baca juga :
Dandung juga memastikan, bahwa proyek tersebut sudah mempertimbangkan aspek lingkungan. Termasuk penanganan terhadap pohon yang terdampak. “Untuk pohon, sudah tidak ada masalah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan penataan arus lalu lintas demi kelancaran pelaksanaan proyek. Meskipun ruas tersebut merupakan jalan provinsi, Dishub tetap mengambil peran aktif dalam pengelolaan lalu lintas.
“Prinsip kami tidak ada wilayah provinsi atau bukan, yang penting kami siapkan penataan lalu lintasnya. Kami bekerja sama dengan DPUPRPKP untuk memastikan tidak terjadi kecelakaan kerja dan kemacetan parah selama proyek berlangsung,” tutur Jaya.
Jaya juga menambahkan, rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan tidak akan menyebabkan pengalihan arus besar. Namun, bisa saja dilakukan pengaturan ulang jalur putar balik (U-turn) di sepanjang kawasan Soekarno Hatta.
“Nanti kita atur bersama tim dan Polresta. U-turn yang selama ini ditutup akan dievaluasi, apakah dibuka atau tetap seperti sekarang,” imbuh Jaya. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















