Kota Malang
Peduli Keselamatan WBP dari DBD, Lapas Kelas 1 Malang Tabur Abate dan Kaporit di Sumur dan Kamar Mandi Blok Hunian

Memontum Kota Malang – Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, sangat peduli dengan Warga Binaan Kemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim. Dari hal-hal kecil hingga besar, selalu menjadi perhatian jika menyangkut masalah warga binaan.
Selain terus berinovasi dan fokus dalam pelatihan kemandirian WBP, Lapas Kelas 1 Malang juga memperhatikan dengan baik keselamatan dan kesehatan warga binaannya. Seperti halnya, pada musim pancaroba ini.
Cuaca yang tidak menentu, membuat rawan akan munculnya penyakit. Dalam hal itu, Lapas Kelas I Malang, mengantisipasinya dengan menaburkan bubuk abate dan kaporit pada sumur-sumur dan bak mandi blok hunian WBP, pada Selasa (20/12/2022) tadi.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Kegiatan penaburan bubuk abate dan kaporit, ini sebagai upaya membunuh larva nyamuk, serta mencegah perkembangbiakan menjadi nyamuk dewasa yang nantinya menjadi pelaku utama tersebarnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang dilakukan langsung oleh Kanti, selaku petugas RS Lapas Kelas I Malang. “Serbuk bate ini sangat berguna untuk memperpendek siklus perkembangan larva nyamuk. Sehingga, larva nyamuk akan mati sebelum berkembang biak. Dan tidak lupa, kita juga melakukan penebaran kaporit di sumur-sumur tiap blok hunian yang fungsi utamanya untuk sterilisasi air. Kaporit juga berfungsi untuk menjernihkan air dan menaikkan PH air,” jelasnya.
Kalapas Heri Azhari menambahkan, bahwa penaburan serbuk abate sangat efektif dalam melakukan pencegahan penyebaran virus penyebab demam berdarah. Pihaknya, pun juga terus mengimbau agar warga binaan terus menjaga kebersihan dan kesehatan.
“Demam berdarah sendiri disebabkan virus dengeu oleh nyamuk jenis Aedes Aegypti. Ini, berkembang pesat saat musim pancaroba. Maka dari itu, sangat diperlukan menaburkan bubuk abate di setiap sumur-sumur dan bak mandi blok kamar hunian warga binaan,” terang Heri Azhari. (gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















