Kota Malang
Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi keberadaan dua Sekolah Dasar (SD) Negeri dan satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang saat ini berdiri di atas lahan milik Universitas Negeri Malang (UM). Salah satu opsi yang tengah dikaji, yakni melakukan merger dengan sekolah terdekat.
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan apabila pada akhirnya tidak lagi dapat digunakan untuk kegiatan pendidikan dasar dan menengah. Namun, hingga saat ini UM masih memberikan kelonggaran kepada Pemkot Malang untuk tetap menggunakan lahan yang ditempati sekolah-sekolah tersebut.
“Kalau untuk SD dan SMP negeri, kami sudah berkomunikasi dengan Pak Rektor UM. Sementara ini masih aman,” ujar Wawali Ali, Rabu (03/06/2026) tadi.
Dikatakan Wawali, bahwa keberadaan SD dan SMP Negeri saat ini dinilai belum mengganggu aktivitas perkuliahan maupun kebutuhan pengembangan kampus UM. Sehingga, berbeda dengan beberapa sekolah tingkat SMA yang dipercepat proses pengambilalihan lahannya.
Baca juga :
Meski begitu, Wawali Ali menegaskan Pemkot Malang tidak ingin bergantung pada kondisi tersebut. Sejumlah alternatif telah mulai disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan UM di masa mendatang.
“Kami sedang mencari solusi untuk ke depannya. Apakah merger dengan SD terdekat atau opsi lainnya,” katanya.
Wawali Ali menjelaskan, apabila tidak memungkinkan membangun sekolah baru, maka opsi penggabungan sekolah dengan satuan pendidikan terdekat menjadi salah satu solusi yang akan dipertimbangkan. “Kalau tidak ada pembangunan SD baru, kami akan merger dengan SD terdekat,” tegasnya.
Saat ini, lanjut Wawali, komunikasi antara Pemkot Malang dan pihak UM masih terus berjalan. Kampus tersebut disebut memberikan kesempatan kepada Pemkot Malang untuk menyiapkan skema terbaik sebelum ada keputusan lebih lanjut terkait pemanfaatan lahan.
“Sampai sekarang UM masih memberi kesempatan kepada kami. Tetapi memang sudah ada pembicaraan bahwa ke depan Pemkot harus menyiapkan alternatif, apakah membangun sekolah baru atau merger dengan sekolah terdekat,” imbuh Wawali. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















