Kota Malang
Mahasiswa UB Ciptakan Robot Rehabilitasi bantu Pasien Paska Stroke

Memontum Kota Malang – Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) ciptakan robot rehabilitasi yang dapat membantu terapi kaki pada pasien pasca stroke. Ide ini telah mendapatkan bantuan pendanaan dari Kemendikbud dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Karya Cipta dan akan mengikuti seleksi PIMNAS XXXIV.
Salah satu anggota tim, Dean Passaddhi, mengatakan bahwa inovasi robot rehabilitasi ini diciptakan sebagai upaya untuk menghasilkan produk yang dapat meningkatkan efisiensi dalam penggunaannya.
Baca Juga:
“Setelah stroke biasanya pasien mengalami gangguan dalam menggerakkan kaki atau tangan. Alat terapi yang ada saat ini tergolong sangat besar sehingga memakan banyak tempat. Penggunaannya pun kompleks sehingga hanya dapat dioperasikan di rumah sakit saja,” ujarnya, Sabtu (14/08).
Dari permasalahan itulah, timbul inovasi robot rehabilitasi yang dapat melakukan 2 pergerakan terapi kaki, yaitu pengangkatan dan penekukan kaki.
“Pergerakan ini dapat dikontrol melalui smartphone yang diintegrasikan menggunakan IoT,” sambungnya.
Bahkan pasien bisa mengatur parameter pergerakan alatnya. Misalnya jumlah gerakan dalam satu kali terapi dan sudut gerakan yang akan digunakan dalam terapi.
“Semua dapat dimonitor langsung di smartphone pengguna,” beber Dean.
Alat yang dibuat dari bahan aluminium bersifat ringan ini juga mudah dibawa ke mana-mana, serta tidak memakan banyak tempat.
“Kelebihan dari robot rehabilitasi ini adalah penggunaan yang praktis, dapat dibawa kemana saja, dan pengontrolan yang dapat dilakukan dari smartphone,” ungkap mahasiswa angkatan 2018 itu.
Dengan kemudahan teknologi yang ia dan timnya hadirkan, mereka berharap mampu menjadi solusi recovery bagi pasien pasca stroke.
“Kami harap inovasi ini dapat menjadi solusi bagi pasien pasca stroke yang ingin mengembalikan otot-otot pada kaki sehingga dapat digerakkan dengan baik dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya,” harap Dean mewakili tim. Dalam proses pembuatannya, tim ini dibimbing oleh Dosen Teknik Elektro, Raden Arief Setyawan ST MT, Tim terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik yaitu, Dean Passaddhi, Irfan Nadhif Musthofa, Anak Agung Sagung Gede Paramitha Wardhana, dan dua mahasiswa Fakultas Kedokteran yaitu Faisal Mohammad Rifqi Aqil, serta Nina Latifatus Sya’adah. (mus/ed2)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















