Kota Malang
Kota Malang Naik Level 3, Begini Kata Wali Kota Sutiaji

Memontum Kota Malang – Akibat bertambahnya kasus Covid-19, Kota Malang kini naik menjadi Level 3 dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga diperpanjang hingga 21 Februari 2022 mendatang.
Merespon hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa dirinya tetap sama, yaitu tidak pernah berfikir mengenai levelling. Karena menurutnya, yang paling penting yakni waspada dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).
“Kita tidak pernah berfikir tentang levelling. Mau Level 1 atau Level 4, yang penting tetap waspada. Prokes ditaati, minimal pakai masker,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Malang, Selasa (15/02/2022).
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dirinya juga menjelaskan, Kota Malang atau Malang Raya menjadi Level 3, karena transmisi penambahan jumlah kasus positif Covid-19. wali Kota Sutiaji juga berpesan, agar tidak ada manipulasi data disaat kondisi yang seperti ini. Masyarakat dihimbau agar tidak abai dan remeh, dengan kondisi saat ini.
“Jangan takut dengan positif rate kita. Bertambahnya cepat, tapi yang penting ada treatment. Sehingga, percepatan berkaitan dengan kesembuhan. Masyarakat tidak boleh cemas, tetap mematuhi Prokes dan tidak boleh mengabaikan atau memandang remeh,” tambahnya.
Menurutnya, jika Orang Tanpa Gejala (OTG) memungkinkan untuk isolasi mandiri di rumah tidak masalah. Namun, jika tidak memungkinkan dihimbau untuk ke Isolasi terpadu (Isoter). Jika di Isoter sudah tidak ada gejala, segera mungkin bisa keluar, begitu pula ketika di rumah sakit (RS).
“Saat ini, jika dilihat dari BOR RS di Kota Malang, masih diangka 30 persen dari jumlahnya sekarang. Bukan 700, karena semua sudah dikurangi,” katanya.
Dirinya berharap, agar masyarakat tidak berkumpul dan tetap memakai masker kemanapun. Dirinya memprediksi, virus Covid-19 akan segera landai, di akhir Februari atau awal maret. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















