Kota Malang
Komunitas Jati Kota Malang Minta Masyarakat Hapuskan Stigma Negatif dan Diskriminasi ORDHIV

Memontum Kota Malang – Orang dengan HIV/AIDS (ORDHIV) masih mendapatkan stigma negatif atau diskriminasi dari beberapa masyarakat. Itu terjadi, karena mereka masih keliru dalam menilai penularan virus HIV/AIDS yang terjadi. Hal itu, disampaikan oleh Perwakilan Komunitas Jaringan Lintas Isu (Jati) Kota Malang, Rika Wanda, Kamis (01/12/2022) tadi.
Menurutnya, hal tersebut juga pernah terjadi pada siswa di salah satu sekolah di Kota Malang. Hal itu, tentu merubah mental anak menjadi down (turun). Karena itu, diperlukan edukasi pada para siswa-siswi terkait dengan HIV/AIDS.
“Di Kota Malang ini masih ada beberapa orang yang menyalahartikan penularan virus HIV/AIDS. Seperti salah satunya ada siswa di sekolah, yang diketahui bahwa dirinya mengidap HIV/AIDS. Itu menyebar ke guru dan teman-temannya, bahkan tidak diperbolehkan untuk mengambil air wudhu. Sehingga ini diperlukan edukasi,” jelas Rika.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dikatakan Rika, bahwa komunitas Jati bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) memberikan advokasi dan juga edukasi kepada para siswa dan guru. Agar, mereka tidak menjauhi para penderita ORDHIV. “Sebetulnya penderita HIV/AIDS itu sama saja, seperti mereka penderita penyakit jantung. Cuma butuh minum obat seumur hidup, dan itu nggak ada bedanya,” tegasnya.
Dijelaskannya, jika penularan penyakit HIV/AIDS, itu disebabkan karena perilaku seks yang tidak aman (bebas), penggunaan jarum suntik bersama, transfusi darah atau bentuk kontak lainnya yang melibatkan cairan tubuh. Bahkan, ORDHIV juga masih bisa mendapatkan vaksinasi.
“ORDHIV ini bisa divaksin, sampai booster tiga masih bisa mendapatkan. Jika melakukan pengobatan, mereka bisa beraktivitas normal, bisa punya anak dengan status HIV negatif. Mereka juga hidup sehat tidak ada masalah. Tidak ada bedanya dengan orang-orang yang sehat,” imbuhnya. (rsy/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















