Kota Malang
Kejar Target Vaksinasi Booster, Dinkes Kota Malang Buka Gerai di Pusat Perbelanjaan

Memontum Kota Malang – Percepatan program vaksinasi dosis tiga atau booster kini terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan Surat Edaran (SE) Wali Kota, mengenai percepatan vaksinasi dosis tiga.
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menjelaskan bahwa saat ini tren Covid-19 cenderung naik. Sehingga, pihaknya membuka beberapa gerai vaksinasi di pusat perbelanjaan Kota Malang.
“Ini semua sudah bergerak di semua fasilitas kesehatan (Faskes). Termasuk di Dinkes kemarin setiap hari Jumat, hampir 500 dosis kita berikan. Untuk penyebaran informasi juga mulai digencarkan lagi, melalui Diskominfo,” jelas Husnul, Senin (25/07/2022).
Untuk gerai vaksinasi di empat pusat perbelanjaan atau mall, disebutkan Husnul diantaranya Malang Town Square (Matos), Transmart, Malang City Point (MCP) dan Mall Olympic Garden (MOG). Selain itu, pihaknya juga menyiapkan di Polresta Malang Kota dan Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma).
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Ini sesuai dengan ketentuan SE yang telah disampaikan, bahwa untuk masuk ruang publik harus sudah booster. Sehingga di pusat perbelanjaan mulai Senin (25/07/2022), sudah siap menyediakan pos booster,” lanjutnya.
Untuk capaian vaksinasi dosis satu dan dua dikatakan bahwa sudah melampaui target, yakni diatas 100 persen. Sehingga, kini untuk memenuhi target vaksinasi booster masih dibutuhkan upaya. “Untuk vaksinasi booster kita diangka 43 persen, yang dosis satu dan dua malah diatas 100 persen lebih,” katanya.
Saat ini pihaknya telah memastikan ketersediaan vaksin yang ada di Dinkes Kota Malang. Yakni ada sekitar 30 ribu dosis jenis Sinovac, Pfizer 6 ribu dosis dan AstraZeneca 4 ribu dosis. “Ketersediaan saat ini masih mencukupi, saat ini masih ada sisa 46 ribuan dosis. Kita mengimbau untuk permintaan dosis di Faskes agar tidak mendadak,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) di ruang publik selama menjalankan kegiatan. Menurutnya, meskipun sudah melakukan vaksinasi, namun tidak menjaga Prokes. “Jangan tidur malam, menjaga kesehatan, pokoknya teratur itu yang terpenting. Kalau fisiknya kuat maka tidak akan ada penyakit yang dekat,” imbuh Sutiaji. (rsy/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















