Kota Malang
Jumlah Anak Tidak Sekolah di Kota Malang Turun di Angka 3.468, Pj Wali Kota Iwan Targetkan Zero

Memontum Kota Malang – Penanganan Anak Tidak Sekolah atau Anak Putus Sekolah (ATS/APS) menjadi perhatian serius dari Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan. Dari data terbaru, jumlah ATS/APS berhasil diturunkan menjadi 3.468 anak, pada periode Januari 2025, dari yang sebelumnya 5.534 anak di September 2024 lalu.
Meski demikian, Pj Wali Kota Iwan menegaskan bahwa dengan pencapaian tersebut tidak membuat jajarannya berpuas diri. Pihaknya meminta, Tim Satgas untuk terus bekerja keras demi mencapai target zero ATS/APS di Kota Malang.
“Alhamdulillah, saya mengapresiasi komitmen dan progres kinerja Satgas PATS. Dari yang semula lima ribu lebih ATS kini berhasil turun menjadi 3.468 orang. Tetapi, capaian ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Kita harus tetap konsisten dengan terus bekerja keras dan berkolaborasi hingga mencapai zero ATS di Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Iwan, Selasa (14/01/2025) tadi.
Dari total 3.468 ATS/APS tersebut, sebanyak 1.092 anak telah terverifikasi alasan tidak bersekolah. Mayoritas di antaranya berhenti sekolah karena bekerja, tidak ingin bersekolah, atau alasan lainnya. Namun, data 2.376 anak lainnya masih belum terverifikasi.
Baca juga :
“Agendakan pertemuan dengan stakeholder terkait, seperti Kementerian Agama (Kemenag) maupun Cabang Dinas Pendidikan, untuk melaporkan progres dan keterangan terkait 2.376 anak tersebut. Dengan data yang tepat, kita bisa melakukan identifikasi secara akurat dan intervensi yang dilakukan bisa tepat dan terukur,” tegasnya.
Untuk menangani masalah ATS/APS penting dilakukan kolaborasi antar instansi secara menyeluruh. Mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Kemenag, Camat hingga Ketua RW.
“Kita tidak dapat bekerja sendiri. Semua pihak harus bersinergi, termasuk jajaran Ketua RW yang memiliki intensitas komunikasi tinggi dengan keluarga atau anak-anak yang putus sekolah,” ucapnya.
Di akhir, Pj Wali Kota Iwan juga menegaskan bahwa penanganan ATS/APS menjadi prioritas utama selama masa jabatannya. “Saya tekankan, tidak boleh ada anak yang tidak bersekolah. Berbagai intervensi akan kami upayakan untuk mendorong mereka agar kembali bersekolah. Ini sejalan dengan komitmen Pemkot Malang dalam memberikan layanan pendidikan terbaik,” imbuh Pj Wali Kota Iwan. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang5 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















