Kota Malang

Jelang Idul Adha, Pemkot Malang Waspadai Penyakit Hewan Kurban yang Berpotensi Menular ke Manusia

Diterbitkan

-

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan. (ist)

Memontum Kota Malang – Menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit pada hewan kurban. Terutama, hewan yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan menjadi langkah utama untuk mencegah penyebaran penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Sehingga, pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan atau antemortem.

“Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, tidak cacat, serta bebas dari indikasi penyakit. Sehingga penting agar hewan yang disembelih benar-benar sehat dan aman dikonsumsi masyarakat,” ujarnya, Rabu (13/05/2026) tadi.

Dalam pemeriksaan antemortem, tambahnya, petugas kesehatan hewan menilai kondisi fisik hewan, perilaku, hingga tanda klinis penyakit. Hewan yang terlihat lemah, pincang, kurus, atau menunjukkan gejala sakit, dapat dinyatakan tidak layak untuk dikurbankan.

Advertisement

Baca juga :

Selain itu, pengawasan juga dilanjutkan melalui pemeriksaan postmortem, yakni pemeriksaan setelah proses penyembelihan dilakukan. Petugas akan memeriksa karkas maupun organ dalam seperti hati, paru-paru, jantung, limpa dan ginjal guna memastikan tidak terdapat kelainan, parasit, ataupun perubahan jaringan yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Apabila ditemukan kasus seperti cacing hati atau kerusakan organ, maka dilakukan pemisahan bagian yang terkontaminasi bahkan pemusnahan apabila kondisinya dinilai parah,” ungkapnya.

Langkah tersebut dilakukan, tambahnya, untuk menjamin standar keamanan pangan ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) sekaligus mencegah risiko penularan penyakit melalui konsumsi daging kurban.

Sebagai informasi, pada pelaksanaan Idul Adha tahun 2025 di Kota Malang tercatat ada sebanyak 1.756 ekor sapi, 5.597 ekor kambing dan 627 ekor domba disembelih. Dengan jumlah yang besar tersebut, pengawasan kesehatan hewan menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar pelaksanaan kurban tetap aman bagi masyarakat. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas