Kota Malang
Jelang Hari Raya Idul Fitri, Produksi Keripik Tempe di Kota Malang Meningkat

Memontum Kota Malang – Menjelang Idul Fitri 1444 H tahun 2023, salah satu pabrik keripik tempe di Kawasan Sanan, Kota Malang, mulai menambah stok produksi keripik. Jika biasanya produksi hanya mencapai 400 bungkus, kini bisa mencapai 600 bungkus perharinya.
Penambahan peningkatan produksi ini dilakukan, karena permintaan jelang lebaran tinggi. Bahkan, sang pemilik usaha, Maria Ulfa, mengatakan jika penambahan stok itu telah dilakukan satu minggu sebelum bulan puasa.
“Kita sudah mulai menambah stok itu dari seminggu sebelum bulan puasa. Bahkan, dua minggu sebelum bulan puasa itu kita juga sudah mulai menambah kapasitas produksi keripik tempe,” ujar Ulfa, saat ditemui di tempat produksi keripik tempe miliknya, Kamis (30/03/2023) tadi.
Ditambahkannya, jika biasa produksi keripik tempe miliknya hanya membutuhkan 20 sampai 23 papan (alir) tempe, namun saat ini bisa mencapai 30 papan tempe. Untuk harga keripik tempe tersebut, menurutnya juga masih sama dengan tahun 2022 lalu. Meskipun, saat ini kedelai dan minyak mengalami kenaikan harga.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Untuk sekarang harganya masih tetap sama dengan harga 2022 akhir itu. Soalnya kita tidak berani menaikkan harga setiap berkala ya, karena kita juga punya reseler, kemudian tokonya juga di kawasan industri keripik tempe. Jadi kita tidak bisa menaikkan sewaktu-waktu, seperti itu,” jelasnya.
Disebutkannya, untuk harga keripik tempe yang dijualkan, mulai dari Rp 8.500 hingga Rp 15.000 perbungkus. Dirinya juga menyediakan kemasan perkardus, dengan minimal berisi lima hingga sepuluh bungkus.
“Kalau yang paling best seller itu keripik tempe yang original. Kami juga menyediakan kemasan kardus, karena kebanyakan customer itu membawa bingkisan pakai kardus. Minimal isi kardus itu lima sampai sepuluh, harganya kalau yang isi lima Rp 42.500, dan yang paling besar itu Rp 120 ribu,” imbuhnya. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















